SANGGAU - Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau mengkonfirmasi bahwa kasus kematian akibat demam berdarah dengue di Bumi Daranante bertambah menjadi 19 orang. Terbaru, pada Jumat (15/12) kemarin warga asal Kecamatan Meliau.
Ditemui Sabtu (16/12), Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori membenarkan hal tersebut.
Jumlah penderita DBD per 15 Desember 2023 berjumlah 521 kasus. Kasus paling tinggi terjadi di Kecamatan Kapuas sebanyak 139 kasus.
Dikatakannya, jumlah yang terjadi di Kecamatan Kapuas berjumlah 139 kasus, disusul Parindu 68 kasus, Beduai 54 kasus, Kembayan 39 kasus, Tayan Hulu 38 kasus, Tayan Hilir 32 kasus, Sekayam 30 kasus, Entikong 27 kasus, Toba 25 kasus, Balai 18 kasus, Meliau 18 kasus, Mukok 11 kasus, Noyan 10 Kasus, Jangkang dan Bonti masing-masing 6 kasus.
Mengenai angka kematian, Najori menyampaikan bahwa kematian tertinggi terjadi di Tayan Hulu sebanyak 5 orang, kemudian terendah di Mukok dan Bonti masing-masing 1 orang.
Berkenaan dengan status daerah, untuk daerah endemis meliputi Kecamatan Kapuas dan Parindu.
Kemudian, potensial yakni Tayan Hulu, Toba, Balai dan Noyan.
Sedangkan sporadis meliputi Kecamatan Beduai, Kembayan, Tayan Hilir, Sekayam, Entikong, Meliau Mukok, Jangkang dan Bonti. (sgg)
Editor : A'an