Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Budi Darmawan Antisipasi Bencana Dadakan, BPBD Sanggau Perluas Koordinasi Hingga Tingkat Desa

A'an • Kamis, 3 Oktober 2024 | 13:19 WIB
Budi Darmawan
Budi Darmawan

 

SANGGAU - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sanggau, Budi Darmawan mengatakan kondisi cuaca saat ini sangat sulit diprediksi.

Bahkan, BMKG juga selalu melakukan pembaharuan mengenai kondisi perkiraan cuaca secara berkala di Kalimantan Barat, termasuk di Kabupaten Sanggau.

"Kita harus maklumi kaitan dengan cuaca ini, karena per jam atau per hari bisa berubah. Jadi acuan kita ke BMKG. Kita selalu berkoordinasi dengan BMKG, berkaitan dengan perkiraan cuaca dan perkiraan dari BMKG juga kadang-kadang di tanggal sekian misalnya panas ternyata mereka selalu update, jadi artinya selalu update.

Jadi memang cuaca ini tidak seperti dulu lagi, selalu sering terjadi perubahan dalam waktu yang lebih singkat," ungkapnya, Rabu (2/10).

Menurutnya, sebagai antisipasi kondisi cuaca, BPBD Sanggau terus mengaktifkan Posko selama 24 jam. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya bencana secara tiba-tiba.

"Acuan kami tetap di BMKG. Tapi sebagai antisipasi, kami aktifkan posko selama 24 jam. Artinya kalau terjadi bencana di luar perkiraan BMKG, kami selalu siap sedia untuk melakukan penanganan. Penanganan ini juga sampai ke kecamatan. Di sana juga ada kelompok masyarakat, kemudian berkoordinasi dengan TNI dan Polri setempat baik di kecamatan maupun desa-desa," jelasnya.

Ditanya terkait kondisi sarana dan prasarana kesiapan penanganan bencana, Budi menyampaikan bahwa sejauh ini telah ada penambahan baik dari BNPB maupun dalam bentuk CSR dari pihak lain.

"Berkaitan dengan sarana, alhamdulillah kami sudah mendapat penambahan. Termasuk yang terakhir penambahan dari BNPB. Jadi sudah cukup lengkap. Kami juga sudah mendapat bantuan mobil dapur umum, dapat juga light tower, jadi kalau nanti pas bencana lalu ada pengungsian bisa dipakai terutama tempat-tempat yang jauh dari penerangan. Kami juga mendapat dukungan dari perusahaan dalam bentuk CSR PT Antam, termasuk dari Bank Kalbar," terangnya.

Dikatakannya, BPBD Sanggau melalui tim reaksi cepat (TRC) dan kelompok masyarakat terus memperluas koordinasi guna kesiapan penanganan kebencanaan di wilayah Kabupaten Sanggau.

"Dengan adanya TRC termasuk relawan dari kelompok masyarakat, kami selalu siap. Kami juga selalu berkoordinasi dengan setiap kecamatan, dan usur-usur lembaga yang terkait dengan bencana. Relawan dari kelompok masyarakat ini ada di 15 kecamatan jadi akan dimaksimalkan," ujarnya. (sgg)

Editor : A'an
#sanggau #Antisipasi bencana #Budi #bmkg #BPBD Sanggau #plt #dermawan