Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

ANTAM Latih Ratusan Pelajar Tayan Hadapi Bencana Lewat Program ARAHAN

Marsita Riandini • Minggu, 19 Oktober 2025 | 13:52 WIB

 

PT ANTAM Tbk UBPB Kalimantan Barat (ANTAM) berbagi pengetahuan pencegahan bencana serta melatih siswa dalam penyelamatan bencana di SMAN 1 Tayan Hilir, Jumat, 17 Oktober 2025.
PT ANTAM Tbk UBPB Kalimantan Barat (ANTAM) berbagi pengetahuan pencegahan bencana serta melatih siswa dalam penyelamatan bencana di SMAN 1 Tayan Hilir, Jumat, 17 Oktober 2025.

PONTIANAK POST - PT ANTAM Tbk UBPB Kalimantan Barat (ANTAM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat yang tangguh terhadap bencana melalui program Aksi Pencegahan dan Penanganan Bencana (ARAHAN). Aksi nyata itu diwujudjan melalui penguatan kapasitas peserta ekstrakurikuler Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR) bagi siswa/i kelas X SMAN 1 Tayan Hilir, Jumat, 17 Oktober 2025. Sebanyak 274 siswa mengikuti dua sesi utama, yaitu materi penyelamatan diri saat terjadi bencana dan simulasi Road Accident Rescue (RAR).

Program ARAHAN merupakan kegiatan rutin ANTAM yang berfokus pada empat pilar utama, yakni pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, serta tanggap darurat. Program ini lahir dari kesadaran akan pentingnya edukasi kebencanaan di tengah masyarakat. Berdasarkan hasil analisis risiko bencana tahun 2021 oleh ANTAM dan Kajian Risiko Bencana BPBD Sanggau tahun 2024, wilayah Tayan Hilir dan Toba termasuk daerah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap banjir, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dengan keterbatasan sumber daya di bidang manajemen kebencanaan, upaya peningkatan pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan menjadi langkah penting yang terus diperkuat setiap tahunnya.

Yulia Ningsih, S.Pd, selaku pembina PMR SMAN 1 Tayan Hilir, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

Sebanyak 274 siswa mengikuti dua sesi utama, yaitu materi penyelamatan diri saat terjadi bencana dan simulasi Road Accident Rescue (RAR).
Sebanyak 274 siswa mengikuti dua sesi utama, yaitu materi penyelamatan diri saat terjadi bencana dan simulasi Road Accident Rescue (RAR).

“Terima kasih kepada ANTAM yang telah menjadi narasumber dalam kegiatan Sharing Knowledge Pencegahan Bencana serta melatih siswa dalam penyelamatan bencana. Kami merasa sangat terbantu, dan anak-anak pun antusias karena mendapatkan ilmu baru,” ujarnya.

Salah satu peserta, Katarina Grace Viska (kelas XD), juga membagikan kesannya. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami diajarkan cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana seperti kebakaran dan banjir. Anak Pramuka belajar mengarahkan korban agar tetap tenang, sementara anak PMR dilatih memberi pertolongan pertama. Terima kasih kepada ANTAM atas pengalaman langsung yang seru dan bermanfaat ini,” tuturnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Munadji, selaku West Kalimantan CSR & ER Sub-Division Head, menegaskan bahwa program ARAHAN merupakan bagian dari komitmen ANTAM dalam pengelolaan lingkungan dan CSR berkelanjutan.

“Tantangan pengelolaan lingkungan dan CSR semakin kompleks, termasuk dalam menghadapi bencana. ANTAM memahami pentingnya peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat. Karena itu, kami rutin bekerja sama dengan sekolah dan kelompok masyarakat dalam kegiatan pencegahan serta mitigasi bencana,” ungkapnya.

Selain program ARAHAN, ANTAM juga menjalin kolaborasi rutin dengan SMAN 1 Tayan Hilir melalui dukungan terhadap kegiatan ekstrakurikuler pertanian, Pramuka, dan PMR. Kolaborasi ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengalaman bagi para siswa. Ke depan, ANTAM berharap program ARAHAN dapat menjadi salah satu inovasi yang berkontribusi nyata terhadap tata kelola kebencanaan di wilayah Tayan Hilir dan sekitarnya. (mrd/ser)

Editor : Hanif
#antan menteri penerangan era Soeharto #tangguh #bencana alam #Arahan #pelatihan #SMAN 1 #tayan