PONTIANAK POST – Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau mengumumkan langkah transformasi besar-besaran pada posyandu sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan dasar di tingkat desa. Program ini bertujuan untuk menjadikan posyandu lebih modern, terintegrasi, dan dapat menjangkau seluruh lapisan usia di masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting, menjelaskan bahwa transformasi posyandu tidak lagi terbatas pada pelayanan untuk ibu hamil dan balita saja, tetapi akan diperluas mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari remaja, dewasa, hingga lansia.
“Tujuan utama transformasi ini adalah memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas dan berkesinambungan. Kami ingin posyandu menjadi pusat layanan kesehatan yang dapat diandalkan di setiap desa,” ujar Ginting dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/10).
Transformasi ini mencakup enam layanan utama yang akan dijalankan di setiap posyandu, yakni kesehatan ibu dan anak, gizi, imunisasi, pengendalian penyakit, kesehatan lingkungan, serta layanan untuk remaja dan lansia.
Selain itu, para kader posyandu juga akan mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan layanan promotif dan preventif secara optimal.
Menurut Ginting, penguatan posyandu juga melibatkan kerjasama dengan berbagai instansi, termasuk pemerintah desa dan kader kesehatan. Digitalisasi data dan peningkatan kapasitas kelembagaan menjadi bagian dari upaya menjadikan posyandu sebagai pusat informasi dan edukasi kesehatan yang lebih efektif.
“Kader posyandu memiliki peran penting dalam mendeteksi dini masalah kesehatan di masyarakat. Oleh karena itu, meningkatkan kapasitas mereka adalah prioritas utama dalam program transformasi ini,” tambah Ginting.
Selain itu, Dinkes Sanggau juga mendorong setiap desa untuk berperan aktif dalam revitalisasi posyandu dengan mendukung peningkatan sarana dan prasarana serta alokasi anggaran dari dana desa.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat sistem kesehatan berbasis komunitas dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Melalui transformasi ini, posyandu di Sanggau kini beralih dari layanan konvensional menuju sistem layanan kesehatan terpadu yang lebih berorientasi pada pencegahan dan pemberdayaan masyarakat untuk hidup lebih sehat.(agg)
Editor : Hanif