PONTIANAK POST - Dalam upaya mendukung program Badan Pangan Nasional sekaligus menahan laju inflasi daerah, Koramil 1204-11/Tayan Hulu berkolaborasi dengan Bulog menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Makoramil Tayan Hulu, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang temu antara kebijakan negara dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
Danramil 1204-11/Tayan Hulu, Lettu Arm Aswan, menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan wujud nyata peran TNI dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, terutama beras, dengan harga yang jauh lebih ramah dibandingkan harga pasar.
"GPM ini sangat membantu masyarakat dalam pemenuhan pangan sebagai kebutuhan dasar. Kami ingin memastikan tidak ada lagi kelangkaan beras seperti tahun-tahun sebelumnya yang sempat menyulitkan warga," ujar Aswan.
Program ini difokuskan pada penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Tujuan utamanya adalah, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat konsumen, mengendalikan inflasi daerah, khususnya pada sektor pangan dan memastikan akses pangan yang merata bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Aswan menambahkan kegiatan ini bukan sekadar urusan logistik, melainkan jembatan untuk mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
"Kehadiran TNI dan Bulog di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan citra positif serta menjalin hubungan persaudaraan yang lebih baik," imbuhnya.
"Berdasarkan program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Gerakan Pangan Murah ini direncanakan akan terus berlanjut di kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kodim 1204/Sanggau. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif agar gejolak harga pasar dapat diredam sejak dini," pungkasnya. (ash)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro