PONTIANAK POST — Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari tiga anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan tenggelam setelah kapal penambang pasir MV JH 07 terbalik di perairan Sungai Kapuas, Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Jumat (13/3) dini hari.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra mengutarakan berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu kapal MV JH 07 sedang beroperasi menambang pasir ketika tiba-tiba terbalik.
“Akibat kejadian tersebut tiga orang ABK dilaporkan tenggelam,” ujar Junetra, Jumat sore (13/3) dalam keterangan resminya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak segera memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Tim SAR diberangkatkan menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak. Dalam operasi tersebut, tim dilengkapi berbagai peralatan pendukung seperti perlengkapan evakuasi, peralatan medis, alat navigasi, perangkat komunikasi, hingga peralatan selam untuk membantu proses pencarian di perairan Sungai Kapuas.
Tiga korban yang dilaporkan tenggelam dan hingga kini masih dalam pencarian yakni Benget Situmeang, Yan Zhe, dan Shang Mingde.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan sungai serta melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
“Pihak SAR juga berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempercepat proses pencarian ketiga korban,” tutupnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair