PONTIANAK POST — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, mengingatkan para camat serta jajaran Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan untuk menghindari gaya hidup hedon atau berlebihan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan etika aparatur pemerintah di tengah masyarakat.
Susana menegaskan, camat sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan teladan kepada masyarakat, baik dalam sikap maupun perilaku sehari-hari.
“Sebagai pelayan masyarakat, kita harus menunjukkan contoh yang baik, termasuk dalam pola hidup yang sederhana,” ujarnya.
Baca Juga: Kantah Sanggau Genjot Program PTSL untuk Wujudkan Target Desa Lengkap di Wilayahnya
Ia juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan media sosial, terutama terkait unggahan yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah publik.
Meski demikian, Susana menyebut hingga saat ini belum ditemukan adanya camat di Kabupaten Sanggau yang menunjukkan gaya hidup berlebihan. Namun, ia menekankan bahwa langkah preventif tetap diperlukan agar hal tersebut tidak terjadi.
Pemerintah Kabupaten Sanggau, lanjutnya, akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap aparatur di tingkat kecamatan guna memastikan mereka tetap menjunjung tinggi norma, etika, serta kepercayaan masyarakat.
Imbauan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.(agg)
Editor : Hanif