PONTIANAK POST — Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar penandatanganan pakta integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 bersama sejumlah pemangku kepentingan, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Disdikbud Sanggau itu dibuka oleh Sekretaris Daerah Sanggau yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Yakobus.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Sanggau, Robertus Sunohadi, mengatakan penandatanganan pakta integritas ini melibatkan berbagai unsur, antara lain kepolisian, kejaksaan, BPMP Provinsi, inspektorat, Dinas Sosial P3AKB, Disdukcapil, Diskominfo, Dewan Pendidikan, PGRI, MKKS SMP, K3S SD, serta perwakilan media massa.
“Pelibatan pemangku kepentingan ini dimaksudkan agar pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi,” ujarnya.
Baca Juga: Percepat Infrastruktur, Satgas TMMD 128 Sanggau Turunkan Excavator Pasang Gorong-gorong
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengawasi jalannya proses penerimaan murid baru. Disdikbud, kata dia, telah menyiapkan sejumlah kanal pengaduan untuk menampung laporan masyarakat.
“Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui media sosial resmi, nomor WhatsApp, maupun langsung ke posko pengaduan di Kantor Disdikbud. Informasi kontak juga akan dicantumkan pada spanduk pengumuman,” jelasnya.
Terkait kuota penerimaan, Robertus merinci, untuk jenjang SD terdiri atas jalur domisili 80 persen, afirmasi 15 persen, dan mutasi 5 persen. Sementara untuk jenjang SMP, kuota dibagi menjadi jalur domisili 50 persen, afirmasi 20 persen, prestasi 25 persen, serta mutasi 5 persen.
Adapun daya tampung tahun ini mencapai 15.044 siswa untuk SD negeri dan swasta, serta 9.446 siswa untuk SMP negeri dan swasta.
Disdikbud juga menetapkan jadwal pelaksanaan SPMB. Pengumuman pendaftaran dilakukan pada minggu pertama Mei, paling lambat 8 Mei 2026. Sementara pendaftaran dibuka pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
Baca Juga: Kloter 14 Haji Kalbar Sempat Tertunda Dua Jam Akibat Kendala Teknis Pesawat
“Untuk sekolah swasta, jadwal pendaftaran menyesuaikan kebijakan yayasan masing-masing,” pungkasnya. (Agg)
Editor : Hanif