Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Sungai Batang Cina, PT ANTAM Salurkan Bantuan di Dusun Cingka Tayan
Aristono Edi Kiswantoro• Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB
PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Kalimantan Barat (ANTAM) menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak banjir di Dusun Cingka, Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Tayan Hilir, Minggu 10 Mei 2026.
PONTIANAK POST - PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Kalimantan Barat (ANTAM) menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak banjir di Dusun Cingka, Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Tayan Hilir, Minggu 10 Mei 2026.
Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi sejak tanggal 7 Mei 2026 sehingga memicu meluapnya Sungai Batang Cina yang menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu dan sejumlah rumah warga terdampak genangan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah operasional perusahaan, ANTAM melaui Emergency Response Group (ERG ANTAM) menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan harian warga selama masa tanggap darurat banjir.
Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak melalui koordinasi bersama pemerintah desa dan perangkat setempat.
Penyaluran bantuan turut didampingi perwakilan dari Pemerintah Desa Tanjung Bunut, yang menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Wilayah Dusun Cingka, Mustafa, menyampaikan apresiasi atas kepedulian ANTAM terhadap masyarakat terdampak banjir di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada ANTAM atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Dusun Cingka. Bantuan ini sangat membantu warga yang saat ini terdampak banjir akibat luapan Sungai Batang Cina,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan perwakilan Pemerintah Desa Tanjung Bunut, Hendrikus Eka, yang menilai respons cepat perusahaan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kehadiran ANTAM di tengah kondisi bencana seperti ini menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat desa. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjaga,” katanya.
West Kalimantan CSR&ER Sub. Division Head, Munadji, menyampaikan bahwa kehadiran perusahaan dalam situasi bencana merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan untuk memberikan respons cepat terhadap kondisi masyarakat sekitar.
“ANTAM hadir untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan dukungan kebutuhan dasar di tengah kondisi banjir yang terjadi. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mendukung proses pemulihan aktivitas warga,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan logistik, ANTAM juga terus melakukan pemantauan kondisi wilayah terdampak melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait guna memastikan penanganan berjalan efektif sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Melalui kegiatan ini, ANTAM menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan yang harmonis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan kebencanaan di wilayah sekitar operasional perusahaan. (mrd/ser)