PONTIANAK POST – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Balai Sebut–Kembayan, Dusun Landau, Desa Jangkang Benua, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Selasa (21/7) sekitar pukul 18.20 WIB. Insiden ini mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia, sementara seorang remaja mengalami luka berat.
Korban meninggal adalah Benediktus Anwar (43), perangkat Desa Jangkang Benua. Sementara pengendara lainnya, Melkiades Adrian (17), mengalami luka serius dan dirujuk ke RSUD Sintang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Polisi Lakukan Olah TKP
Personel Polsek Jangkang tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas segera mengamankan lokasi kejadian, mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti guna mendukung proses penyelidikan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan melibatkan sepeda motor Kawasaki KLX tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang dikendarai Melkiades Adrian dengan membonceng Dionesius Obertus Farel (15), serta sepeda motor Yamaha Jupiter KB 4086 DY yang dikendarai Benediktus Anwar.
Diduga Terjadi Saat Mendahului Kendaraan
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan Benediktus Anwar melaju dari arah Kembayan menuju Balai Sebut. Saat melintas di Dusun Landau, pengendara diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya sehingga berpindah ke jalur kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarai Melkiades Adrian. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan frontal tidak dapat dihindari.
Benturan keras mengakibatkan kedua sepeda motor mengalami kerusakan berat.
Satu Korban Meninggal, Satu Dirujuk ke RSUD
Benediktus Anwar dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi ke Puskesmas Jangkang.
Sementara itu, Melkiades Adrian mengalami luka robek pada lutut kanan dan sejumlah luka lainnya sehingga harus dirujuk ke RSUD Sintang. Penumpang Kawasaki KLX, Dionesius Obertus Farel, juga menjalani pemeriksaan kesehatan.
Polisi Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan
Kapolsek Jangkang IPTU Sukarjo mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Saat ini seluruh rangkaian penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui secara utuh penyebab kecelakaan. Kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi aman sebelum mendahului kendaraan lain, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan," ujarnya.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga sekitar pukul 20.00 WIB untuk dimakamkan. Sementara kedua kendaraan yang terlibat diamankan di Mapolsek Jangkang sebagai barang bukti.
Polisi mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta tidak melakukan manuver mendahului apabila kondisi jalan tidak memungkinkan. **
Editor : Aristono Edi Kiswantoro