Musda APKASINDO Sanggau Segera Digelar, Petani Sawit Dorong Kepastian Harga dan Pasar

Agung Rajali Saputra • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:07 WIB
BUPATI Sanggau Yohanes Ontot dan plt Ketua DPD APKASINDO Kabupaten Sanggau Mahathir Muhammad bersama jajaran pengurus saat mempersiapkan pelaksanaan Musda APKASINDO Sanggau dan pelantikan pengurus DPW APKASINDO Kalimantan Barat yang akan segera digelar.(18/08/26). (AGUNG RAJALI SAPUTRA/PONTIANAK POST) 
BUPATI Sanggau Yohanes Ontot dan plt Ketua DPD APKASINDO Kabupaten Sanggau Mahathir Muhammad bersama jajaran pengurus saat mempersiapkan pelaksanaan Musda APKASINDO Sanggau dan pelantikan pengurus DPW APKASINDO Kalimantan Barat yang akan segera digelar.(18/08/26). (AGUNG RAJALI SAPUTRA/PONTIANAK POST) 

PONTIANAK POST — Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Sanggau serta pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APKASINDO Kalimantan Barat semakin dekat untuk dilaksanakan.

Agenda tersebut menjadi momentum penting bagi APKASINDO dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan langkah dalam memperjuangkan kepentingan petani kelapa sawit di Kabupaten Sanggau dan Kalimantan Barat.

Bupati Sanggau Yohanes Ontot yang juga selaku pembina APKASINDO diharapkan terus memberikan dukungan terhadap keberadaan organisasi petani sawit tersebut.

Baca Juga: Apkasindo Soroti Serangan Ganoderma dan Anjloknya Harga TBS Sawit Rakyat, Desak Pengaktifan Bursa CPO Nasional

Musda nantinya akan menjadi ruang bagi jajaran pengurus dan anggota untuk melakukan evaluasi organisasi, menyusun program kerja serta membahas berbagai persoalan yang masih dihadapi petani kelapa sawit.

Ketua DPD APKASINDO Kabupaten Sanggau, Mahathir Muhammad, mengatakan pelaksanaan Musda dan pelantikan pengurus DPD merupakan momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan perjuangan terhadap kepentingan petani.

 “Musda ini bukan hanya sekadar pergantian atau penguatan kepengurusan, tetapi bagaimana APKASINDO ke depan semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan petani sawit. Kita ingin organisasi ini benar-benar hadir dan mampu menjadi wadah aspirasi petani,” ujar Mahathir Muhammad.

Menurut Mahathir, persoalan petani sawit masih cukup kompleks, mulai dari harga Tandan Buah Segar (TBS), tata niaga, kemitraan dengan perusahaan, hingga keberlanjutan perkebunan rakyat.

Baca Juga: Festival Rakyat UMKM Sanggau Siap Digelar, Persiapan Lokasi Capai 90 Persen

 “Yang paling penting adalah bagaimana petani mendapatkan kepastian harga, kepastian pasar dan perlindungan. Kita berharap melalui kepengurusan yang semakin kuat, aspirasi petani bisa diperjuangkan secara bersama-sama,” katanya.

Mahathir selaku Plt ketua DPW Apkasindo menambahkan, sinergi antara APKASINDO dengan pemerintah daerah juga menjadi hal penting. Pemerintah diharapkan dapat terus membuka ruang komunikasi sehingga berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat dicarikan solusi bersama.

Sebelumnya, Mahathir juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap daerah penghasil sawit dan peningkatan kesejahteraan petani melalui pemberdayaan, akses teknologi, pembiayaan serta kepastian harga. 

Sementara itu, Bupati Sanggau Yohanes Ontot selaku pembina APKASINDO diharapkan dapat memberikan arahan sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi petani dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Musda dan pelantikan pengurus DPW APKASINDO Kalimantan Barat, agenda tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi serta memberikan dampak nyata bagi petani kelapa sawit.

APKASINDO Sanggau juga berharap kepengurusan yang nantinya terbentuk mampu menjalankan program organisasi secara konsisten dan memperjuangkan kesejahteraan petani sebagai prioritas utama. (Agg)

Editor : Hanif
sawit Kalimantan Barat APKASINDO Sanggau Musda APKASINDO petani sawit Sanggau harga tbs