PONTIANAK POST – Kepala Desa Balai Karangan, Erzan Umar, kembali mengambil langkah untuk meredakan polemik terkait video yang sempat viral dan dikaitkan dengan kegiatan di Lapangan Komando.
Pada Selasa (19/8), Erzan Umar didampingi tokoh agama Kecamatan Sekayam, Ustaz Santoso, mendatangi kediaman perwakilan orang tua murid untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Hadir dalam silaturahmi itu Ustaz Santoso yang juga Ketua MUI Kecamatan Sekayam serta Imam Masjid Besar Attaqwa, perwakilan orang tua murid, Kepala Sekolah SD, serta Gst Darmudin, kakek dari salah seorang murid.
Baca Juga: Video Viral Usai Pengibaran Bendera, Kades Balai Karangan Erzan Umar Minta Maaf
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak berharap persoalan video yang sempat menjadi perhatian masyarakat tidak lagi diperpanjang. Mereka sepakat untuk mengambil hikmah dari peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar ke depan semua pihak dapat lebih baik.
Erzan Umar mengatakan, silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya untuk membuka ruang komunikasi dan mempererat kembali hubungan antarsesama.
“Semoga semuanya ada hikmah yang terbaik ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana yang nyaman, sejuk, dan damai, terlebih di tengah momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Mari bersama kita isi momen Kemerdekaan HUT RI ke-81 ini dengan suasana yang nyaman, suasana yang sejuk dan damai penuh sukacita. Yang telah lalu menjadi pelajaran berharga dan diambil hikmahnya agar lebih baik lagi,” katanya.
Langkah silaturahmi tersebut diharapkan dapat mengakhiri kesalahpahaman yang muncul akibat video viral tersebut. Dengan adanya pertemuan dan permohonan maaf secara langsung, seluruh pihak berharap persoalan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
Sebelumnya, Camat Sekayam juga mengajak seluruh pihak untuk saling membuka pintu maaf, menjaga situasi tetap sejuk dan damai, serta menjadikan peristiwa yang terjadi sebagai bahan introspeksi untuk menjadi lebih baik ke depannya. (Agg)
Editor : Hanif