Polisi Perkuat Patroli Karhutla di Sekayam

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:53 WIB
Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno bersama personel Polsek Sekayam melaksanakan patroli pencegahan Karhutla di sejumlah wilayah rawan kebakaran di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Sabtu (22/8/2026).
Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno bersama personel Polsek Sekayam melaksanakan patroli pencegahan Karhutla di sejumlah wilayah rawan kebakaran di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Sabtu (22/8/2026).

 

PONTIANAK POST – Polsek Sekayam memperkuat patroli Karhutla Sekayam dengan menyisir kawasan yang dinilai rawan kebakaran sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, Sabtu (22/8/2026).

Patroli dipimpin Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., mulai sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelum patroli, personel mengikuti apel konsolidasi untuk memastikan kesiapan dan pembagian tugas.

Kegiatan tersebut menyasar kawasan hutan, perkebunan, lahan kosong, serta sejumlah lokasi lain yang berpotensi terjadi kebakaran.

Warga Diingatkan Tidak Membakar Lahan

Selain melakukan pemantauan, polisi berdialog dengan warga yang ditemui di lapangan. Masyarakat diminta menggunakan metode yang lebih aman ketika membuka atau membersihkan lahan.

“Kami ingin pencegahan dilakukan sejak awal. Masyarakat kami ajak menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara membakar,” ujar Sutikno.

Petugas juga menyosialisasikan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2026.

Asap dan Titik Api Diminta Segera Dilaporkan

Patroli tidak hanya berfungsi sebagai pencegahan. Personel juga melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya titik api, asap, maupun tanda lain yang mengindikasikan Karhutla.

Sutikno meminta warga segera melapor apabila menemukan asap atau titik api. Informasi lebih awal dinilai dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas.

“Kami juga meminta masyarakat tidak ragu memberikan informasi apabila melihat asap, titik api atau mengetahui adanya kebakaran. Informasi yang cepat sangat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas,” katanya.

Patroli Disesuaikan dengan Kondisi Cuaca

Sutikno mengatakan kesiapsiagaan akan terus ditingkatkan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan tingkat kerawanan wilayah.

Patroli dilakukan secara berkala pada lokasi yang dinilai memiliki potensi Karhutla. Jika ditemukan titik api, petugas akan melakukan penanganan awal sesuai kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Langkah tersebut diarahkan agar api dapat dikendalikan sedini mungkin sebelum mengancam permukiman, perkebunan, maupun aktivitas masyarakat.

Pencegahan Karhutla Butuh Peran Warga

Sutikno menegaskan pencegahan Karhutla bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Masyarakat memiliki peran penting karena sebagian besar potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal oleh warga yang berada di sekitar lokasi.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan, menghindari pembakaran lahan dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran,” tegasnya.

Patroli tersebut juga menjadi tindak lanjut Surat Edaran Bupati Sanggau Nomor 300.2.3/49/BPBD-PKT Tahun 2026 tentang Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penanganan Karhutla di Kabupaten Sanggau Tahun 2026.

Polisi Pastikan Patroli Berlanjut

Polsek Sekayam memastikan patroli pencegahan akan dilakukan secara berkelanjutan. Selain memperkuat deteksi dini, polisi akan terus mengedukasi masyarakat mengenai risiko pembakaran lahan.

Kehadiran petugas di lapangan diharapkan tidak hanya mencegah munculnya titik api, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan pencegahan sejak dini dan laporan masyarakat yang cepat, risiko Karhutla di wilayah Sekayam diharapkan dapat ditekan sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
Karhutla Sanggau pembukaan lahan tanpa bakar pencegahan kebakaran lahan Edukasi Warga Polsek Sekayam