PONTIANAK POST – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau. Kali ini, satu titik panas terdeteksi di Desa Pisang, Kecamatan Jangkang, Kamis (3/9). Titik panas tersebut terpantau berada di wilayah binaan Koramil 1204-20/Jangkang. Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,8 hektare.
Menindaklanjuti temuan tersebut, empat personel Koramil 1204-20/Jangkang langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Upaya tersebut berhasil mengendalikan api hingga dinyatakan padam. Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya firespot lainnya di sekitar lokasi.
Plh. Danramil 1204-20/Jangkang, Serma Mulyono, mengatakan pihaknya tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga meningkatkan patroli dan pemantauan untuk mencegah munculnya titik api baru. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas,” ujarnya.
Baca Juga: Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Agus Sudarmansyah Dukung Mahasiswa Desak Status Bencana Nasional
Pasca pemadaman, personel Koramil 1204-20/Jangkang juga akan melaksanakan patroli pencegahan Karhutla di wilayah Desa Pisang. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kembali munculnya kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko terjadinya Karhutla.
Koramil 1204-20/Jangkang juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan. Upaya pencegahan dinilai penting agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar, termasuk kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan serta aktivitas masyarakat. (agg)
Editor : Miftahul Khair