Tim Gabungan Cek Pasca-Karhutla Bukit Seraya Sanggau Pastikan Bebas Bara

Agung Rajali Saputra • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB
Tim gabungan dari Polsek Tayan Hilir, Manggala Agni, dan KPH Sanggau Barat melakukan pengecekan kondisi lahan pascakebakaran di kawasan Bukit Seraya, Dusun Seraya, Desa Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Selasa (15/9/2026). (ISTIMEWA)
Tim gabungan dari Polsek Tayan Hilir, Manggala Agni, dan KPH Sanggau Barat melakukan pengecekan kondisi lahan pascakebakaran di kawasan Bukit Seraya, Dusun Seraya, Desa Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Selasa (15/9/2026). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, terus dilakukan meski api telah berhasil dikendalikan. Pada Selasa (15/9), tim gabungan kembali melakukan pengecekan kondisi pascakebakaran di Bukit Seraya, Dusun Seraya, Desa Kawat, untuk memastikan tidak ada bara maupun potensi munculnya titik api baru.

Pengecekan yang dimulai sekitar pukul 11.50 WIB tersebut dipimpin Kepala Koordinator Manggala Agni Seksi Wilayah 2 Pontianak, Sahat Irawan Manik. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan pascakebakaran guna memastikan proses pemadaman di lapangan tidak menyisakan bara yang dapat memicu kebakaran kembali.

Tim melakukan pemantauan langsung terhadap lahan bekas terbakar, terutama pada area yang sebelumnya menjadi lokasi penanganan karhutla. "Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin keberadaan asap, bara, maupun vegetasi yang masih berpotensi menjadi sumber api," kata dia.

Baca Juga: Forkompimda Sanggau Bahas Karhutla hingga Krisis Air Bersih, Ini Persoalan yang Jadi Perhatian

Kapolsek Tayan Hilir Iptu Kusdarwanto mengatakan, pemadaman api bukan merupakan akhir dari penanganan karhutla. Kondisi lokasi pascakebakaran tetap harus dipantau untuk memastikan tidak terdapat bara yang dapat memicu kebakaran susulan.

“Setelah api berhasil dipadamkan, kami tetap melakukan pemantauan bersama instansi terkait. Pemeriksaan pascakebakaran ini penting untuk memastikan kondisi di lapangan benar-benar aman dan tidak ada bara yang dapat kembali berkembang menjadi titik api,” ujar Kusdarwanto.

Ia menambahkan, keterlibatan Manggala Agni dan KPH dalam pengecekan tersebut memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan karhutla. Pemantauan bersama juga menjadi langkah antisipasi agar setiap perkembangan di lokasi dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti apabila ditemukan potensi kebakaran kembali.

Polsek Tayan Hilir bersama Manggala Agni, KPH Sanggau Barat, serta unsur terkait terus melakukan pemantauan kawasan dan mengajak masyarakat turut menjaga lingkungan. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api sebagai bagian dari upaya bersama mencegah karhutla kembali terjadi. (agg)

Editor : Miftahul Khair
Polsek Tayan Hilir bukit seraya Manggala Agni karhutla kalbar kebakaran hutan