Pelaksanaharian Kapolsek Belitang Hulu, Ipda Pardiyo mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat pemilik rumah, Rusli (42) beserta istri dan ketiga anaknya sedang berada di gereja, sekitar pukul 11.30 WIB. "Saat itu warga ada yang pertama kali melihat asap keluar dari rumah tersebut. Ia kemudian berlari ke arah gereja mencari bantuan warga lainnya," kata Pardiyo, saat dikonfirmasi.
Pardiyo menuturkan, warga sekitar rumah tersebut bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya. "Warga setempat memadamkan api dengan menggunakan ember dan alat seadanya. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB," ujarnya.
"Bagian depan rumah hangus terbakar, hanya tersisa bagian dapurnya. Barang berharga, surat dan dokumen hingga uang tunai Rp5 juta ikut terbakar," sambung dia.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, dari peristiwa kebakaran tersebut kerugian ditaksir mereka mencapai Rp200 juta.
"Api berasal dari ruang tamu atau ruang tengah. Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik," pungkas Pardiyo. (var) Editor : Administrator