PONTIANAK POST – Kemarau panjang mulai membuat sebagian warga di Kabupaten Sekadau kesulitan mendapatkan air bersih. Di tengah kondisi itu, polisi wanita (Polwan) Polres Sekadau turun langsung mengantar air ke permukiman warga.
Sebanyak 18 ribu liter air bersih disalurkan kepada warga di dua desa di Kecamatan Sekadau Hilir, Senin (24/8/2026). Bantuan tersebut menyasar Dusun Gonis Rabu, Desa Gonis Tekam, dan Dusun Bokak Sebumbun, Desa Bokak Sebumbun.
Penyaluran air menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan Republik Indonesia ke-78 dengan tema “One Police Woman, Extraordinary Impact”.
Bukan sekadar mengantar, para Polwan juga ikut mengisi jeriken, galon hingga drum milik warga. Sejumlah wadah penampungan air hujan yang sebelumnya digunakan warga juga dimanfaatkan untuk menampung bantuan.
18 Ribu Liter Air Dibagi ke Dua Desa
Di Dusun Gonis Rabu, sebanyak 6.000 liter air disalurkan menggunakan mobil Rantis AWC Sat Samapta Polres Sekadau.
Sementara di Dusun Bokak Sebumbun, distribusi mencapai 12.000 liter. Air dikirim secara bertahap sebanyak tiga kali menggunakan mobil pemadam kebakaran.
Penyaluran berulang di Bokak Sebumbun dilakukan karena kebutuhan air warga masih tinggi. Air yang diterima masyarakat rata-rata hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekitar tiga hari sebelum persediaan kembali menipis.
Polwan dari sejumlah fungsi, yakni SDM, Lantas, Reskrim, Intelkam, Narkoba dan Sium, turut terlibat dalam distribusi. Mereka dipimpin personel Polwan senior AIPTU Catur Susilowati.
“Melalui kegiatan ini kami ingin kehadiran Polwan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Bukan hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar Catur.
Warga Masih Bergantung pada Bantuan Air
Kondisi di Dusun Bokak Sebumbun menunjukkan bagaimana kemarau berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar warga. Distribusi air bersih bahkan telah dilakukan beberapa kali karena sumber air yang tersedia belum mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam mengatakan, bantuan air disalurkan berdasarkan pemantauan kondisi masyarakat di lapangan.
“Untuk Desa Bokak Sebumbun, distribusi air bersih memang sudah beberapa kali dilakukan. Air yang disalurkan biasanya dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat kurang lebih selama tiga hari,” katanya.
Air bersih tersebut berasal dari PDAM Sirin Meragun Kabupaten Sekadau dan kemudian didistribusikan menggunakan armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau ke permukiman warga.
Menurut Agustam, kebutuhan air bersih masyarakat akan terus dipantau bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.
“Kami bersama pemerintah daerah dan pihak terkait akan terus melihat kondisi di lapangan. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, kami akan berupaya mendukung penyaluran sesuai kebutuhan dan kemampuan yang ada,” pungkasnya.
Penyaluran air bersih ini sekaligus menunjukkan peran Polwan tidak hanya dalam pelayanan keamanan, tetapi juga dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau dan keterbatasan air bersih.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro