PONTIANAK POST - Bintang baru Bayern Munchen, Michael Olise, nampaknya tidak peduli dengan reputasi mentereng Real Madrid sebagai penguasa Eropa.
Usai menyingkirkan raksasa Spanyol itu dengan agregat telak 6-4 pada Rabu malam, pemain Tim Nasional Prancis tersebut melontarkan komentar dingin yang memicu perdebatan di jagat maya.
Dalam laga yang berlangsung dramatis di Allianz Arena, Olise tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol penutup lewat tendangan melengkung pada menit ke-94.
Berkat performa gemilangnya, mantan pemain Crystal Palace ini dinobatkan sebagai UEFA Man of the Match, mengalahkan nama-nama besar seperti Harry Kane, Kylian Mbappe, hingga Arda Guler yang mencetak dua gol.
Ketegangan justru berlanjut di luar lapangan saat sesi wawancara.
Ketika jurnalis dari TNT Sports Brazil bertanya bagaimana perasaannya setelah mengalahkan tim yang dijuluki sebagai Raja Kompetisi, Olise memberikan respons yang sangat mengejutkan.
"Raja Kompetisi?" sahut Olise sambil mencibir sinis.
Meski reporter mencoba mengingatkan bahwa secara historis Real Madrid telah memenangkan 15 trofi Si Kuping Besar, Olise tetap menunjukkan sikap acuh seolah kejayaan masa lalu lawan tidak berarti apa-apa di hadapannya saat ini.
Dalam wawancara terpisah dengan TNT Sports UK, pemain berusia 24 tahun itu lebih memilih fokus pada teknis pertandingan yang sempat saling balas gol.
"Pertandingan yang bagus, jual beli serangan. Kami tahu mereka akan mencoba bangkit, tapi di babak kedua kami bermain lebih baik dan memanfaatkan peluang," ungkap Olise.
Terkait kartu merah Eduardo Camavinga, ia menilai hal itu membantu, meski yakin momentum kemenangan sudah berada di pihak Bayern bahkan sebelum insiden tersebut.
Kemenangan ini membawa skuad asuhan Vincent Kompany melaju ke semifinal untuk menantang juara bertahan Paris Saint-Germain.
Dengan torehan 18 gol musim ini, Olise kini menjadi ancaman nyata bagi siapa pun.
Baca Juga: Semifinal Liga Champions: PSG Lawan Muenchen, Atletico Bentrok Arsenal
Sementara itu, Bayern berpeluang mengejar koleksi trofi AC Milan (7 trofi) dan menjauh dari Liverpool jika berhasil juara musim ini.
Di kancah domestik, Die Roten juga hampir dipastikan mengunci gelar Bundesliga karena unggul sembilan poin atas Dortmund dengan sisa lima laga. (*)
Editor : Budi Miank