PONTIANAK POST - Chelsea melaju ke final Piala FA usai menundukkan Leeds United 1-0 di Wembley, Minggu (26/4), lewat gol sundulan Enzo Fernandez di tengah masa transisi pascakepergian Liam Rosenior.
Kemenangan itu menjadi respons cepat Chelsea hanya empat hari setelah pergantian pelatih, dengan pelatih interim Calum McFarlane langsung membawa The Blues menantang Manchester City di final 16 Mei mendatang.
Chelsea tampil lebih solid dan percaya diri dibanding saat kalah 0-3 dari Brighton yang menjadi laga terakhir Rosenior, dengan perubahan sikap pemain terlihat sejak menit awal.
Gol tunggal tercipta pada menit ke-23 saat Enzo Fernandez menyambut umpan silang Pedro Neto melalui sundulan terukur yang tak mampu dihalau kiper Leeds.
Enzo, yang mengenakan ban kapten, menjadi simbol kebangkitan Chelsea setelah sebelumnya tim itu gagal mencetak gol dalam lima kekalahan beruntun di Liga Inggris.
Leeds sebenarnya memberi perlawanan keras, termasuk peluang Brenden Aaronson dan tembakan Anton Stach yang digagalkan kiper Robert Sanchez melalui dua penyelamatan penting.
Di babak kedua, Chelsea lebih banyak mengontrol ritme laga dan membatasi peluang Leeds menyamakan kedudukan hingga peluit panjang berbunyi.
Di balik kemenangan itu, tersimpan momentum penting bagi Chelsea yang tengah berupaya menyelamatkan musim dan menjaga peluang lolos ke Liga Champions.
Baca Juga: Kemenangan Arsenal Atas Newcastle Makan Tumbal: Eze dan Havertz Cedera
McFarlane menyebut kemenangan ini mengubah suasana ruang ganti dan mengembalikan kepercayaan diri tim untuk menghadapi sisa musim.
“Kemenangan ini penting untuk mematahkan momentum buruk kami dan mengubah suasana dalam grup,” kata McFarlane, dikutip dari Skysports.
Ia mengaku belum memikirkan pencapaian pribadi sebagai pelatih interim yang langsung membawa Chelsea ke final, karena fokus utamanya menjaga level permainan tim.
Di kubu lawan, Daniel Farke mengakui timnya kecewa, tetapi menilai Leeds tetap tampil kompetitif dan bahkan merasa bisa membalikkan hasil.
Baca Juga: Ini Dia Lima Kandidat Pelatih Chelsea Setelah Liam Rosenior Dipecat: Ada Murid Pep Guardiola
“Kami pulang dengan kecewa, tetapi kami bukan dikalahkan telak,” ujar Farke.
Kekalahan ini memutus tujuh laga tanpa kalah Leeds, yang kini harus kembali fokus pada perjuangan menjauh dari zona degradasi menjelang laga kontra Burnley.
Bagi Chelsea, Wembley kembali membuka peluang menutup musim penuh gejolak dengan trofi, sementara McFarlane mendapat panggung besar menghadapi Pep Guardiola di partai puncak.
(*)
Editor : Efprizan