Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pelatih Muda Italia Ini Bungkam Jose Mourinho, Porto Kunci Gelar Liga Portugal dengan Cara Dramatis

Budi Miank • Minggu, 3 Mei 2026 | 09:23 WIB
Pemain Porto merayakan kemenangan usai mengunci gelar Liga Portugal musim 2025/2026.(INSTAGRAM/@fcporto)
Pemain Porto merayakan kemenangan usai mengunci gelar Liga Portugal musim 2025/2026.(INSTAGRAM/@fcporto)

PONTIANAK POST - Pelatih muda asal Italia Francesco Farioli mencetak sejarah dengan membawa FC Porto menjuarai Primeira Liga musim 2025/2026. 

Gelar ini dipastikan setelah Porto menang tipis 1-0 atas Alverca, Sabtu (2/5/2026) waktu setempat.

Kemenangan tersebut membuat Porto unggul sembilan poin dari rival terdekat Benfica yang hanya bermain imbang 2-2 melawan Famalicao. 

Baca Juga: Fabregas Blak-blakan Minta Nico Paz Tiru Gaya Main Dembele Usai Como Tahan Napoli

Dengan dua laga tersisa, posisi Porto tidak mungkin lagi terkejar.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan keunggulan Farioli atas pelatih kawakan Jose Mourinho yang menangani Benfica. 

Porto pun mengakhiri penantian gelar liga selama empat tahun dan kini mengoleksi 31 trofi liga.

Bagi Farioli, ini merupakan trofi pertama dalam karier kepelatihannya di usia 37 tahun. 

Baca Juga: Bantai Fulham, Arteta Pastikan Mimpi Juara Tetap Menyala

Ia baru bergabung dengan Porto pada Juli 2025, namun langsung memberikan dampak signifikan.

Sepanjang musim, Porto tampil konsisten dengan catatan 38 kemenangan, delapan hasil imbang, dan hanya lima kekalahan di semua kompetisi. 

Selain itu, mereka juga mampu menembus perempat final kompetisi Eropa.

Kesuksesan ini menjadi tonggak penting dalam karier Farioli yang sebelumnya meniti jalan sebagai pelatih kiper sebelum berkembang menjadi pelatih utama di berbagai klub Eropa.

Karier Farioli dimulai sebagai staf pelatih, termasuk bekerja bersama Roberto De Zerbi di klub-klub Italia. 

Ia kemudian merintis karier sebagai pelatih kepala di Turki sebelum menangani klub-klub seperti OGC Nice dan Ajax.

Baca Juga: Bos Yamaha MotoGP Team Akui Mesin V4 Lebih Sulit dari Prediksi, Ekspektasi Tinggi Berujung Start yang Mengecewakan

Pencapaian bersama Porto ini menjadi bukti kematangan taktik dan kepemimpinan Farioli meski usianya relatif muda. 

Gelar ini juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Eropa saat ini.(*)

Editor : Budi Miank
#FC Porto #Francesco Farioli #Benfica #Liga Portugal #Jose Mourinho