PONTIANAK POST - Gelandang Sunderland, Noah Sadiki, menjadi target utama Chelsea dan Manchester United pada bursa transfer musim panas 2026 setelah tampil konsisten di Liga Inggris dan memperkuat timnas DR Kongo.
Dikutip dari laporan caughtoffside, Chelsea dilaporkan telah menggelar pembicaraan terbaru dengan perwakilan Sadiki pekan lalu dan memasukkannya sebagai kandidat pengganti Enzo Fernández di lini tengah.
Manchester United juga menjadikan Sadiki sebagai target prioritas dengan mengirim pemandu bakat secara rutin sepanjang musim untuk memantau performanya secara langsung.
Persaingan memperebutkan pemain berusia muda itu semakin ketat karena Arsenal dan Everton turut mengikuti perkembangannya, sementara ketertarikan lama Tottenham Hotspur berpotensi berlanjut tergantung posisi akhir mereka di klasemen.
Baca Juga: Bernardo Silva Hampir ke Barcelona, Juventus Gigit Jari di Bursa Transfer
Di sisi lain, Sunderland menegaskan tidak berniat melepas Sadiki karena menganggapnya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
Kontrak Sadiki yang masih berlaku hingga 2030 memperkuat posisi tawar Sunderland dalam negosiasi dengan klub peminat.
Klub hanya akan mempertimbangkan tawaran besar di kisaran 50 hingga 60 juta euro, angka yang jauh melampaui nilai pembeliannya sebesar 17 juta euro dari Union Saint-Gilloise.
Saat ini, nilai pasar Sadiki berada di angka sekitar 30 juta euro dengan pendapatan tahunan mencapai 2,4 juta euro selama bermain di Inggris.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A: Bayern Bidik Vlahovic, Juventus Hadapi Tekanan Soal Kontrak
Lonjakan minat dari klub-klub elite Eropa membuka peluang bagi Sadiki untuk meningkatkan nilai kontrak sekaligus kariernya, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Sunderland yang memegang kendali penuh atas masa depan pemain tersebut.
Tampil Konsisten
Gelandang Sunderland, Noah Sadiki, tampil konsisten sepanjang musim 2025/2026 dan menjelma sebagai pemain kunci di lini tengah sejak didatangkan dari Union Saint-Gilloise pada Juli 2025.
Pemain berusia 21 tahun itu mencatatkan 30 penampilan di Premier League hingga Mei 2026 dengan total 2.639 menit bermain, menunjukkan perannya yang vital dalam menjaga keseimbangan tim.
Meski belum mencetak gol dan baru menyumbang satu assist, kontribusi Sadiki terlihat dari akurasi operan mencapai 85 persen serta 31 tekel sukses yang menegaskan kualitasnya sebagai gelandang bertahan modern.
Baca Juga: Panas di Old Trafford, Carrick Anggap Duel Lawan Liverpool Seperti Final
Catatan delapan kartu kuning menjadi sisi yang perlu diperbaiki, namun rating rata-rata 6,77 versi FotMob menempatkannya sebagai salah satu pemain paling konsisten di skuad Sunderland.
Perjalanan karier Sadiki sebelumnya juga menunjukkan perkembangan signifikan saat memperkuat Union Saint-Gilloise di Belgia.
Pada musim 2024/2025, ia tampil dalam 39 pertandingan dengan kontribusi satu gol dan empat assist serta membantu tim meraih gelar Liga Pro Belgia dan Piala Super Belgia 2024.
Baca Juga: MU VS LIVERPOOL: Cunha Tersedia dan Siap 'Berdansa',The Reds Dibayangi Cedera
Sementara pada musim 2023/2024, Sadiki mencatatkan 37 penampilan dan dua assist, termasuk pengalaman tampil dalam enam laga Liga Europa UEFA.
Kemampuan bermain sebagai gelandang tengah maupun gelandang bertahan membuatnya menjadi sosok fleksibel yang dibutuhkan dalam skema permainan modern.
Sadiki yang lahir di Belgia namun membela tim nasional Republik Demokratik Kongo telah mengoleksi 18 caps dan tampil dalam Piala Negara-Negara Afrika 2025. (*)
Baca Juga: Statistik Panas MU vs Liverpool, Dominasi Tamu Jadi Sorotan
Editor : Efprizan