PONTIANAK POST - Aston Villa mendapat dukungan langsung dari Pangeran William setelah memastikan lolos ke final Liga Europa usai menyingkirkan Nottingham Forest di Villa Park.
Pelatih Aston Villa Unai Emery mengungkapkan Pangeran Wales mendatangi ruang ganti pemain seusai pertandingan dan ikut merayakan keberhasilan tim mencapai final.
“Ia berada di ruang ganti bersama para pemain dan saya, dan tentu saja dia sangat bahagia,” kata Emery dalam konferensi pers usai laga, dikutip dari Sky Sports.
Pangeran William terlihat emosional sepanjang pertandingan, termasuk saat merayakan gol penalti Emiliano Buendia yang membawa Villa unggul 2-0 sebelum John McGinn mencetak dua gol tambahan.
Baca Juga: Aston Villa Gilas Nottingham Forest, Emery Bawa Tim ke Final Liga Europa
Ingin Dikenang Sebagi Tim Sukses
Kapten Aston Villa John McGinn menegaskan timnya tidak ingin dikenang hanya sebagai tim yang nyaris berhasil setelah beberapa kali gagal di semifinal dalam beberapa musim terakhir.
“Perbedaannya sangat tipis. Jika kami kalah malam ini, kami hanya akan dikenang sebagai tim yang nyaris berhasil,” kata McGinn kepada TNT Sports.
McGinn meminta rekan-rekannya memastikan Aston Villa tidak kembali gagal saat menghadapi final Liga Europa di Istanbul dalam 10 hari mendatang.
“Kami harus memastikan bukan menjadi tim yang hanya hampir berhasil. Sekarang saatnya menikmati momen ini dan mencoba menjadi legenda,” ujarnya.
Baca Juga: Luis Enrique Sesumbar PSG Kini Tim Terbaik Eropa Usai Singkirkan Bayern
Gelandang asal Skotlandia itu menyebut Aston Villa sebagai klub besar dengan sejarah panjang yang sudah terlalu lama menunggu gelar juara.
“Ada masa-masa sulit seperti degradasi, tetapi klub ini bangkit lagi. Klub ini pantas meraih kesuksesan dan kami berharap bisa menjadi generasi yang melakukannya,” lanjut McGinn.
Ia juga mengakui tekanan besar dirasakan seluruh pemain sebelum laga semifinal melawan Nottingham Forest.
“Hari ini saya gugup. Tekanannya sangat besar, tetapi tim ini layak melangkah lebih jauh setelah beberapa kekecewaan di semifinal,” katanya.
McGinn bahkan menyebut kemenangan atas Nottingham Forest sebagai salah satu penampilan terbaik Aston Villa dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Kompany Sebut Keputusan Handball PSG Konyol dan Tak Masuk Akal
Salahkan Badai Cedera
Di sisi lain, pelatih Nottingham Forest Vitor Pereira menilai badai cedera membuat timnya kesulitan bersaing memperebutkan tiket final.
Menurut Pereira, hanya tiga pemain cadangan yang benar-benar dalam kondisi siap bermain saat menghadapi Aston Villa.
“Kami datang tanpa kondisi ideal untuk bersaing menuju final. Kami mencoba segalanya, tetapi tidak punya solusi,” kata Pereira.
Ia tetap memuji perjuangan pemain dan suporter Nottingham Forest meski harus menerima kekalahan telak di semifinal Liga Europa.
Baca Juga: Casemiro dan Pemain MU Desak Carrick Dipermanenkan di Old Trafford
“Kami bangga dengan perjalanan panjang hingga semifinal, tetapi ini hari yang sulit dan menyedihkan,” ujarnya.
Sementara itu, Unai Emery kini tinggal selangkah lagi mencatat sejarah dengan peluang meraih gelar Liga Europa kelima dalam karier kepelatihannya.
Kemenangan ini membawa tim asuhan Unai Emery melaju ke final Liga Europa dan akan menghadapi Freiburg di Istanbul pada 20 Mei mendatang.
Baca Juga: Casemiro Segera Tinggalkan United, Godaan Inter Miami Kian Menguat
Sebelumnya, Emery sudah empat kali menjuarai kompetisi tersebut bersama Sevilla dan Villarreal. (*)
Editor : Efprizan