PONTIANAK POST - Chelsea datang ke Anfield dengan tekanan besar setelah menelan enam kekalahan beruntun di Liga Inggris jelang menghadapi Liverpool, Sabtu (9/5) pukul 18.30 WIB.
Berdasarkan analisis Opta Supercomputer, Liverpool lebih difavoritkan menang dengan peluang 51,5 persen.
Chelsea hanya memiliki peluang kemenangan sebesar 25,7 persen, sementara kemungkinan laga berakhir imbang mencapai 22,8 persen.
Kondisi Chelsea semakin mengkhawatirkan karena kekalahan dari Liverpool akan menyamai rekor terburuk klub berupa tujuh kekalahan liga secara beruntun yang terakhir terjadi pada 1952.
Baca Juga: Bayern Munich Goyang Newcastle, Anthony Gordon Siap Angkat Kaki
The Blues juga mulai kehilangan peluang tampil di Liga Champions musim depan setelah terlempar ke posisi kesembilan klasemen.
Jarak 10 poin dari lima besar membuat peluang Chelsea menuju Liga Champions hampir tertutup.
Meski begitu, Chelsea masih memiliki peluang kecil lolos ke Liga Europa jika mampu memperbaiki posisi pada sisa musim.
Pelatih interim Calum McFarlane belum mampu mengangkat performa tim setelah menggantikan Liam Rosenior.
Baca Juga: Final Piala Champions 2026: PSG Lewati Jalan Terjal, Luis Enrique Yakin Lebih Siap Juara
Chelsea bahkan gagal mencetak gol dalam lima dari enam kekalahan terakhir mereka di Premier League.
Harapan kecil muncul lewat penampilan João Pedro yang mencetak gol salto pada laga melawan Nottingham Forest.
Penyerang asal Brasil itu kini menjadi top skor Chelsea musim ini dengan 20 gol di semua kompetisi.
Sementara itu, Liverpool juga tidak sepenuhnya dalam kondisi ideal setelah kalah dramatis 2-3 dari Manchester United pekan lalu.
Baca Juga: Piala AFF U-19 2026: Indonesia Masuk Grup Neraka, Nova Waspadai Semua Lawan
Hasil tersebut menghentikan tren tiga kemenangan beruntun The Reds di Liga Inggris.
Musim ini menjadi salah satu periode sulit Liverpool dalam mempertahankan gelar karena sudah menelan 11 kekalahan liga.
Masalah pertahanan menjadi titik lemah Liverpool setelah kebobolan dua gol atau lebih dalam 16 pertandingan liga musim ini.
Namun, Dominik Szoboszlai tetap tampil konsisten di tengah inkonsistensi tim.
Baca Juga: UEFA Majukan Kickoff Final Liga Champions agar Lebih Ramah Anak
Gelandang asal Hungaria itu mencatat 13 gol dan 10 assist di semua kompetisi musim ini.
Catatan tersebut menjadikan Szoboszlai sebagai gelandang Liverpool pertama sejak Steven Gerrard yang menembus dua digit gol dan assist dalam satu musim.
Meski Liverpool kalah dalam dua pertemuan terakhir melawan Chelsea, rekor kandang di Anfield masih berpihak kepada The Reds.
Baca Juga: Hancurkan Shakhtar Donetsk, Crystal Palace Cetak Sejarah di Panggung Eropa
Chelsea hanya sekali menang dalam 10 laga tandang terakhir melawan Liverpool di Liga Inggris. (*)