PONTIANAK POST - Pelatih sementara Manchester United Michael Carrick memastikan timnya tetap memburu kemenangan saat menghadapi Sunderland, Sabtu malam pukul 21.00 WIB, meski tiket Liga Champions musim depan sudah diamankan usai menang 3-2 atas Liverpool pekan lalu.
Carrick menilai Sunderland tetap menjadi lawan berbahaya karena masih bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa dan hanya terpaut empat poin dari posisi ketujuh klasemen Liga Inggris.
“Saya paham pertanyaannya, tetapi fokus kami tetap menyelesaikan musim sekuat mungkin,” ujar Carrick dalam konferensi pers di Carrington, dikutip dari laman resmi MU.
Carrick menegaskan para pemain Manchester United tidak boleh kehilangan motivasi meski target utama klub sudah tercapai musim ini.
Baca Juga: Manchester United Siap Belanja Gila-gilaan: Siapkan Rp3 Triliun, Tiga Gelandang Dibidik
“Kami bermain untuk klub besar, suporter besar, dan ada rasa tanggung jawab dalam tim ini,” katanya.
Belum Pikirkan Masa Depan
Mantan gelandang MU itu juga menegaskan dirinya tidak ingin terlalu memikirkan masa depannya di kursi pelatih sebelum musim benar-benar berakhir.
“Keputusan soal masa depan akan dibicarakan pada waktunya, tetapi saat ini fokus saya tetap pada tim,” lanjutnya.
Carrick mengakui jadwal padat Liga Champions musim depan akan menjadi tantangan baru bagi skuad MU yang musim ini lebih banyak memiliki jeda pertandingan.
Menurut dia, pengalaman bermain di banyak kompetisi akan membantu perkembangan skuad, termasuk bagi para pemain muda.
Baca Juga: Casemiro Segera Tinggalkan United, Godaan Inter Miami Kian Menguat
“Kami harus berkembang sebagai tim dan siap menghadapi tantangan baru musim depan,” ujarnya.
Perhatian Besar ke Pemain Pelapis
Di tengah persaingan ketat Premier League, Carrick juga memberi perhatian besar kepada para pemain pelapis yang selama ini minim menit bermain.
Dia menyebut solidaritas dan dukungan antarpemain menjadi salah satu kekuatan MU sepanjang musim ini.
“Semua pemain sangat profesional dan tetap mendukung satu sama lain,” tuturnya.
Baca Juga: Liverpool vs Chelsea: Supercomputer Jagokan The Reds, The Blues Terancam Tujuh Kekalahan Beruntun
Meski statusnya masih pelatih interim, Carrick menegaskan seluruh keputusan yang diambilnya tetap berorientasi jangka panjang demi perkembangan skuad Manchester United.
Manchester United memiliki keunggulan sejarah yang dominan atas Sunderland dengan mencatatkan 67 kemenangan dari 147 pertemuan di semua kompetisi.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada 4 Oktober 2025 di Old Trafford, di mana Manchester United menang 2-0 melalui gol dari Mason Mount dan Benjamin Šeško. Pertandingan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026 di Stadium of Light. (*)
Editor : Efprizan