PONTIANAK POST - Bintang Liverpool, Mohamed Salah, dilaporkan lebih memilih untuk tetap merumput di Eropa saat meninggalkan Anfield musim panas ini.
Kabar tersebut muncul di tengah ketertarikan raksasa Turki, Fenerbahce, yang siap menyodorkan kontrak fantastis bagi pemain Mesir ini.
Menurut laporan Mirror, Fenerbahce telah menyiapkan proposal kontrak berdurasi tiga tahun untuk Salah.
Nilai kesepakatan tersebut mencapai £52 juta atau sekitar Rp1 triliun lebih selama masa kontrak.
Pemain berusia 33 tahun ini akan segera mengakhiri masa baktinya bersama The Reds setelah hampir satu dekade di Merseyside.
Sejak bergabung pada 2017, Salah telah menyumbangkan berbagai trofi bergengsi, termasuk dua gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions.
Baca Juga: Cedera Hamstring Ancam Akhiri Kiprah Mohamed Salah Bersama Liverpool
Namun, performa sang pemain sayap menurun drastis musim ini hingga membuatnya beberapa kali dicadangkan oleh manajer Arne Slot.
Spekulasi mengenai masa depan Salah terus memanas sejak ia mengumumkan rencana kepergiannya pada Maret lalu.
Mantan pemain Chelsea dan Roma ini sebelumnya sempat dikaitkan erat dengan Liga Pro Saudi.
Bahkan, Liverpool pernah menolak tawaran raksasa sebesar £150 juta dari Al Ittihad pada tahun 2023.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa bertahan di Eropa adalah prioritas utama Salah saat ini.
Ia memilih opsi tersebut meski berisiko mendapatkan gaji yang lebih rendah dibandingkan jika pindah ke Arab Saudi.
Pihak Fenerbahce dilaporkan telah bertemu dengan agen Salah untuk memaparkan proyek besar mereka selama tiga tahun ke depan.
Klub tersebut berambisi membangun skuad demi mengakhiri puasa gelar liga sejak 2014.
Dalam pertemuan itu, Fenerbahce menawarkan gaji tahunan sebesar £17,3 juta. Jika ditotal selama tiga tahun, Salah akan mengantongi sekitar £52 juta di Turki.
Selain minat dari Turki, laporan di Mesir juga mengklaim adanya persaingan dari klub besar lainnya.
Raksasa Spanyol, Real Madrid, disebut-sebut berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain.(*)
Editor : Uray Ronald