PONTIANAK POST - Pep Guardiola mengkritik penggunaan VAR di Premier League menjelang laga penting Manchester City melawan Crystal Palace dalam persaingan gelar musim ini, Kamis (14/5) dini hari WIB.
Komentar itu muncul setelah Arsenal menang 1-0 atas West Ham United melalui keputusan VAR yang menganulir gol penyeimbang tuan rumah pada akhir pertandingan.
Hasil tersebut membuat Arsenal unggul lima poin dari City dengan dua laga tersisa di Premier League.
City kini wajib menang atas Palace untuk memangkas selisih menjadi dua poin dan menjaga peluang mempertahankan gelar hingga pekan terakhir musim ini.
Baca Juga: Dybala Tersingkir, Argentina Mulai Revolusi Besar Menuju Piala Dunia
Tidak Boleh Kehilangan Fokus
Meski kecewa terhadap keputusan wasit dan VAR, Guardiola menegaskan timnya tidak boleh kehilangan fokus dalam situasi penentuan seperti sekarang.
“Yang penting adalah pertandingan besok. Kami hanya bisa melakukan pekerjaan kami dengan lebih baik,” kata Guardiola, dikutip dari Sky Sports, Rabu (12/5).
Pelatih asal Spanyol itu bahkan mengaku tidak pernah benar-benar percaya pada VAR sejak pertama kali melatih di Inggris.
“Kami kalah di dua final Piala FA karena wasit tidak melakukan tugasnya dengan baik, termasuk VAR. Tapi kami tetap harus menyalahkan diri sendiri dan bermain lebih baik,” ujarnya.
Baca Juga: Final Coppa Italia: Inter Kejar Doblete, Lazio Andalkan Atmosfer Olimpico
Guardiola meminta para pemainnya tidak terus memikirkan keputusan kontroversial karena hal tersebut berada di luar kendali tim.
Menurut dia, satu-satunya cara menjaga peluang juara adalah dengan fokus penuh dan memenangi semua pertandingan tersisa.
“Kalau ingin berada di posisi itu, lakukan lebih baik. Fokus pada Crystal Palace,” tegas Guardiola.
Rodri Mulai Pulih
Di tengah tekanan perebutan gelar, City juga mendapat sedikit kabar baik setelah gelandang Rodri mulai pulih dari cedera pangkal paha.
Bek Abdukodir Khusanov juga disebut berada dalam kondisi lebih baik dan berpeluang kembali bermain.
Palace Bukan Tim Pembantu
Sementara itu, pelatih Palace Oliver Glasner memastikan timnya tetap tampil serius meski harus mempersiapkan final Liga Konferensi Europa.
Glasner menegaskan dirinya bekerja untuk kepentingan Crystal Palace, bukan membantu City maupun Arsenal dalam perebutan gelar Premier League.
Guardiola pun meyakini Palace tetap menjadi lawan sulit karena memiliki kualitas dan profesionalisme tinggi, siapa pun pemain yang diturunkan.
Baca Juga: Crystal Palace Bisa Gagalkan Arsenal atau City Raih Gelar Juara Premier League
Tekanan besar di akhir musim membuat City kini tidak hanya berjuang melawan lawan di lapangan, tetapi juga menjaga mental pemain agar tetap stabil dalam perburuan gelar yang semakin ketat. (*)
Editor : Efprizan