PONTIANAK POST - Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru dengan kontrak empat tahun, tetapi debutnya bersama The Blues baru dimulai pada tur pramusim akhir Juli mendatang.
Mantan pelatih Bayer Leverkusen dan mantan pemain Real Madrid itu menggantikan Liam Rosenior sebagai manajer permanen Chelsea.
Meski sudah diumumkan secara resmi, Alonso belum langsung memimpin tim utama karena kontraknya baru aktif mulai 1 Juli.
Dua pertandingan terakhir Chelsea musim ini masih akan ditangani pelatih interim Calum McFarlane saat menghadapi Tottenham Hotspur dan Sunderland.
Baca Juga: Steven Gerrard Kecewa, Liverpool Dinilai Terlambat Bergerak hingga Xabi Alonso Pilih Chelsea
McFarlane kembali dipercaya menjadi caretaker setelah Rosenior dipecat pada April lalu di tengah performa klub yang tidak stabil.
Sebelumnya, pelatih tim U-21 Chelsea itu juga sempat menangani tim utama usai kepergian Enzo Maresca sebelum kedatangan Rosenior.
Melansir The Standard, pertandingan pertama Alonso sebagai manajer Chelsea dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli melawan Western Sydney Wanderers di Sydney, Australia.
Laga itu menjadi kesempatan pertama bagi pendukung Chelsea melihat langsung gaya permainan tim di bawah arahan Alonso.
Baca Juga: Xabi Alonso Targetkan Chelsea Kembali Bersaing Rebut Gelar Musim Depan
Chelsea kemudian melanjutkan tur pramusim dengan menghadapi Tottenham pada 1 Agustus, juga di Sydney.
Bawa Chelsea ke Jakarta
Tur Asia Chelsea selanjutnya akan membawa tim menghadapi Juventus dan AC Milan di Hong Kong serta Jakarta.
Kehadiran Chelsea di Jakarta diperkirakan mendapat sambutan besar dari fans Indonesia yang akhirnya bisa menyaksikan langsung era baru klub bersama Alonso.
Baca Juga: Mengapa Chelsea Memilih Xabi Alonso? Ini Alasannya Menurut Rich Morgan
Sementara itu, debut kandang Alonso di Stamford Bridge diperkirakan terjadi saat musim baru Premier League dimulai pada 22 Agustus mendatang.
Atmosfer laga tersebut diyakini menjadi salah satu momen yang paling dinantikan fans Chelsea setelah klub melewati musim penuh pergantian pelatih dan ketidakpastian. (*)
Editor : Efprizan