Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Salah Meledak, Liverpool Diminta Kembali ke Sepak Bola Heavy Metal

Efprizan • Selasa, 19 Mei 2026 | 11:05 WIB

 

Andy Robertson dan Mohamed Salah akan meninggalkan Liverpool di akhir musim ini.
Andy Robertson dan Mohamed Salah akan meninggalkan Liverpool di akhir musim ini.

PONTIANAK POST - Mohamed Salah meminta Liverpool kembali memainkan sepak bola heavy metal setelah performa The Reds dinilai kehilangan identitas di musim terakhirnya bersama klub.

Komentar itu muncul usai Liverpool kalah 2-4 dari Aston Villa di Villa Park, hasil yang membuat posisi mereka di zona Liga Champions belum sepenuhnya aman hingga pekan terakhir Premier League.

Salah mengaku kecewa melihat performa Liverpool musim ini jauh dari standar yang dibangun Jurgen Klopp selama hampir satu dekade terakhir.

“Kekalahan beruntun kami musim ini sangat menyakitkan dan bukan yang pantas diterima para penggemar kami,” kata Salah seperti dikutip BBC.

Baca Juga: Liverpool Rela Lepas Federico Chiesa, Napoli, Roma dan Juventus Siaga Penuh

Kembali jadi Tim yang Agresif

Penyerang asal Mesir itu berharap Liverpool kembali menjadi tim agresif dengan tekanan tinggi dan permainan menyerang cepat yang dulu membuat lawan takut menghadapi mereka.

“Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim penyerang heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang memenangkan trofi,” ujar Salah.

Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi karena dianggap sebagai sindiran halus kepada pelatih Arne Slot yang dinilai gagal mempertahankan identitas permainan khas Liverpool.

Baca Juga: Chelsea dan Liverpool Berebut Robin Roefs Usai Tampil Gemilang di Sunderland

Istilah heavy metal football memang identik dengan era Klopp yang sukses membawa Liverpool kembali berjaya di Inggris dan Eropa melalui permainan penuh energi dan intensitas tinggi.

“Itulah gaya sepak bola yang saya kuasai dan identitas yang harus dipertahankan selamanya,” tutur Salah.

Salah juga mengenang perjalanan emosionalnya selama sembilan musim di Anfield, dari masa sulit hingga menjadi salah satu klub paling dominan di Eropa.

“Saya telah menyaksikan klub ini berubah dari yang ragu menjadi percaya dan dari yang percaya menjadi juara,” ucapnya.

Baca Juga: Steven Gerrard Kecewa, Liverpool Dinilai Terlambat Bergerak hingga Xabi Alonso Pilih Chelsea

Hubungan dengan Slot Memburuk

Hubungan Salah dengan Arne Slot juga disebut memburuk sejak Desember lalu seiring penurunan performa Liverpool dan minimnya konsistensi tim sepanjang musim.

Meski Liverpool berhasil menjuarai Premier League musim ini, performa mereka dinilai tidak stabil dan gagal memenuhi ekspektasi besar suporter.

Produktivitas Salah pun menurun drastis setelah hanya mencetak 12 gol dari 40 pertandingan di semua kompetisi, jauh dibanding 29 gol Premier League musim sebelumnya.

Meski demikian, Salah memastikan Liverpool tetap memiliki tempat spesial dalam hidupnya dan keluarganya.

Baca Juga: Liverpool Siapkan Transfer Besar Demi Selamatkan Karier Isak: Diomande, Barcola dan Antonio Nusa Dipantau

“Lolos ke Liga Champions musim depan adalah target minimum dan saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk mewujudkannya,” kata Salah.

Dukungan Pemain Lain

Unggahan Salah di media sosial mendapat dukungan dari banyak pemain Liverpool seperti Curtis Jones, Andrew Robertson, Ryan Gravenberch, hingga mantan pemain seperti Jordan Henderson dan Roberto Firmino.

Robertson bahkan menuliskan pesan yang senada dengan Salah. "Sebuah penampilan yang merangkum musim kami. Jauh di bawah level klub ini dan apa yang seharusnya Anda harapkan dari kami,” tutur dia.

Baca Juga: Camavinga Siap Tinggalkan Real Madrid, Manchester United dan Liverpool Bergerak

Slot Butuh Perubahan Besar

Sementara itu, Arne Slot mengakui Liverpool membutuhkan perubahan besar dan menyebut bursa transfer musim panas akan menjadi momentum penting membangun ulang tim.

"Saya pikir mereka meremehkan apa yang bisa dilakukan oleh sebuah jendela transfer, apa yang bisa dilakukan oleh awal yang baru, dan saya pikir kita tahu betul apa yang perlu diperbaiki,” papar Arne Slot.

Kini, Liverpool hanya punya satu pertandingan tersisa untuk memastikan tiket Liga Champions. Namun di balik itu, komentar Salah tampaknya sudah membuka diskusi besar soal arah permainan The Reds setelah era Klopp benar-benar berakhir. (*)

Editor : Efprizan
#Jurgen Klopp #Mohamed Salah #arne slot #Premier League #liverpool