PONTIANAK POST - Mantan pemain Liverpool, Jermaine Pennant, mendesak manajemen The Reds memecat Arne Slot setelah musim buruk yang membuat Liverpool tercecer 23 poin dari Arsenal di klasemen Liga Inggris.
Kritik Pennant muncul setelah Liverpool kalah 2-4, Sabtu (16/5) lalu, dari Aston Villa di Villa Park dan mencatat 12 kekalahan di Premier League musim ini.
Hasil itu juga membuat Liverpool kebobolan lebih dari 50 gol dalam satu musim liga untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.
Tekanan terhadap Slot semakin besar setelah Mohamed Salah mengunggah pernyataan yang dianggap menyindir gaya permainan Liverpool di bawah pelatih asal Belanda tersebut.
Baca Juga: Salah Meledak, Liverpool Diminta Kembali ke Sepak Bola Heavy Metal
Salah meminta Liverpool kembali memainkan sepak bola “heavy metal” khas era Jurgen Klopp yang agresif dan menekan sejak menit awal.
Menurut Pennant, komentar Salah menjadi tanda ruang ganti Liverpool mulai kehilangan kepercayaan kepada Slot.
“Jika dewan klub masih yakin Slot orang yang tepat, maka ada yang salah dengan dewan itu,” kata Pennant kepada talkSPORT.
Baca Juga: Liverpool Rela Lepas Federico Chiesa, Napoli, Roma dan Juventus Siaga Penuh
Liverpool Seperti Tim Papan tengah
Ia menilai Liverpool kehilangan identitas permainan dan tampil seperti tim papan tengah sepanjang musim ini.
“Statistik mereka mengerikan. Liverpool sekarang hanya menunggu lawan menyerang dan tidak lagi agresif,” ujarnya.
Pennant juga menolak ide Liverpool kembali belanja besar setelah musim panas lalu menghabiskan sekitar 446 juta poundsterling untuk sejumlah pemain baru.
Ia menyebut masalah utama Liverpool bukan hanya pemain, melainkan filosofi permainan yang berubah total sejak Klopp pergi.
Baca Juga: Chelsea dan Liverpool Berebut Robin Roefs Usai Tampil Gemilang di Sunderland
Andoni Iraola Sosok Ideal
Di tengah kritik tersebut, Pennant justru mendukung mantan pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, sebagai sosok ideal pengganti Slot.
Menurut dia, Iraola memiliki gaya bermain berani, agresif, dan cocok dengan karakter Liverpool.
“Apa yang dilakukan Iraola di Bournemouth sangat luar biasa. Timnya bermain tanpa takut melawan siapa pun,” tutur Pennant.
Baca Juga: Steven Gerrard Kecewa, Liverpool Dinilai Terlambat Bergerak hingga Xabi Alonso Pilih Chelsea
Iraola sendiri dikabarkan akan meninggalkan Bournemouth pada akhir musim setelah membawa klub itu bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa.
Situasi ini membuat masa depan Slot di Anfield terus menjadi sorotan, terlebih Liverpool hanya menyisakan satu pertandingan untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan yakni melawan Brentford, Minggu (24/5). (*)
Editor : Efprizan