PONTIANAK POST - Erling Haaland meminta Manchester City menjadikan kegagalan mempertahankan gelar Premier League sebagai bahan bakar untuk bangkit musim depan setelah Arsenal resmi menjadi juara.
Arsenal memastikan gelar Liga Inggris pertama sejak 2004 setelah Manchester City hanya bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth di Vitality Stadium, Selasa malam waktu setempat.
City sebenarnya masih memiliki peluang memperpanjang persaingan hingga pekan terakhir jika mampu menang atas Bournemouth.
Baca Juga: Arsenal Akhiri Puasa 22 Tahun Juara Liga Inggris Setelah Manchester City Gagal Menang
Namun gol Junior Kroupi pada babak pertama membuat tim asuhan Pep Guardiola tertinggal sebelum Haaland menyamakan skor pada masa tambahan waktu.
Gol ke-27 Haaland di liga musim ini tetap tidak cukup untuk menjaga peluang City dalam perburuan gelar.
“Seluruh klub harus memakai ini sebagai motivasi. Kami harus marah dan merasakan api di dalam diri karena ini tidak cukup bagus,” kata Haaland kepada City Studios, dikutip dari ESPN.
Baca Juga: Setelah Gagal Juara Liga Inggris, Guardiola Isyaratkan Tinggalkan Manchester City
Kegagalan Dua Musim Beruntun
Penyerang asal Norwegia itu mengaku kegagalan dua musim beruntun terasa sangat menyakitkan bagi skuad Manchester City.
“Kami akan melakukan segalanya musim depan untuk memenangkan liga,” lanjutnya.
Kegagalan City terjadi hanya tiga hari setelah mereka menjuarai Piala FA usai mengalahkan Chelsea 1-0 di Wembley.
Meski tetap meraih dua trofi musim ini setelah sebelumnya menjuarai Carabao Cup, Haaland menegaskan Premier League tetap menjadi target utama klub.
“Kami memang memenangkan dua trofi, tetapi kami juga menginginkan Premier League,” ujarnya.
Masa Depan Pep Guardiola
Di tengah hasil mengecewakan itu, masa depan Pep Guardiola juga masih menjadi sorotan.
Pelatih asal Spanyol tersebut belum memberikan kepastian apakah akan bertahan setelah laga terakhir musim ini melawan Aston Villa.
Guardiola masih memiliki kontrak satu tahun lagi bersama Manchester City, tetapi spekulasi kepergiannya terus menguat dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Final Liga Europa Freiburg Vs Aston Villa: Ollie Watkins Kejar Jejak Legenda
Haaland juga mengakui jadwal padat menjadi tantangan bagi timnya setelah tampil di final Piala FA sebelum menghadapi Bournemouth.
“Tidak mudah datang ke Bournemouth setelah bermain di final Wembley, tetapi itu bukan alasan,” tegas Haaland. (*)
Editor : Efprizan