PONTIANAK POST - Mantan pelatih Everton dan Newcastle, Sam Allardyce, melontarkan kritik keras kepada bintang Liverpool, Mohamed Salah.
Allardyce menyarankan agar Salah dilarang tampil dalam laga perpisahan bersama klubnya akhir pekan ini.
Pemain berusia 33 tahun itu dijadwalkan menyudahi sembilan tahun kariernya di Anfield saat Liverpool menjamu Brentford pada hari Minggu.
Namun, hubungan sang pemain dengan internal klub dilaporkan sedang memanas jelang laga tersebut.
Baca Juga: Jersi Kandang Liverpool 2026/2027 Resmi Rilis di Indonesia, Intip Lokasi Toko dan Harganya!
Kritik Terbuka Mohamed Salah Terhadap Taktik Arne Slot
Posisi Salah sebagai pemain utama mulai tergeser di bawah asuhan manajer baru, Arne Slot. Performa dan produktivitas gol sang penyerang sayap dinilai menurun drastis pada musim ini.
Ketegangan memuncak setelah Salah mengunggah kritik terbuka di media sosial setelah kekalahan 4-2 dari Aston Villa hari Jumat lalu. Ia secara terang-terangan menyatakan merindukan gaya sepak bola "heavy metal" era Jurgen Klopp.
Baca Juga: Salah Meledak, Liverpool Diminta Kembali ke Sepak Bola Heavy Metal
Unggahan tersebut dianggap sebagai sindiran langsung terhadap strategi taktis yang diterapkan oleh Arne Slot. Sikap publik Salah ini kemudian memicu gelombang kritik dari berbagai pengamat sepak bola Inggris.
Komentar Pedas Sam Allardyce
Sam Allardyce menjadi salah satu sosok yang paling lantang mengecam tindakan pemain asal Mesir tersebut. Menurutnya, tidak pantas bagi seorang pemain untuk mengkritik klub saat masih terikat kontrak.
Baca Juga: Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Enggan ke Arab, Fenerbahce Siapkan Tawaran £52 Juta
"Jika Mohamed Salah ingin mengatakan hal seperti itu, katakanlah saat Anda sudah pergi," ujar Allardyce dikutip mirror.
"Jangan katakan itu saat Anda masih di sana, seolah Anda lebih besar dari klub."
Allardyce juga menambahkan bahwa pemilik klub harus mengambil tindakan tegas untuk menjaga wibawa Liverpool. Ia merasa tindakan Salah sudah melewati batas profesionalisme.
"Jika saya pemilik Liverpool, saya akan melarangnya bermain. Saya akan berpikir, 'Kamu pikir kamu siapa? Kamu tidak lebih besar dari klub sepak bola ini'."
Editor : Uray Ronald