PONTIANAK POST - Masa depan Jarrod Bowen di West Ham United mulai tidak pasti setelah klub terancam degradasi dari Liga Inggris dan harus menghadapi tekanan finansial besar.
Dikutip dari laporan The Guardian, Liverpool , Manchester United , dan Chelsea dikabarkan siap memanfaatkan situasi tersebut dengan memburu penyerang sayap tersebut pada bursa transfer musim panas.
"West Ham disebut perlu mengumpulkan dana lebih dari 100 juta poundsterling jika terdegradasi ke Championship musim depan. Situasi itu membuat sejumlah pemain utama berpotensi dijual, termasuk Bowen yang menjadi salah satu aset paling bernilai klub," ulasnya.
Baca Juga: Bremer Pertimbangkan Tinggalkan Juventus Jika Gagal Lolos Liga Champions: MU dan Liverpool Mengintai
Tampil Konsisten
Musim ini, winger timnas Inggris tersebut tampil konsisten dengan mencatat total 21 kontribusi gol dan assist di semua kompetisi.
Bowen juga menjadi sosok penting dalam sejarah modern West Ham setelah mencetak gol kemenangan saat menundukkan Fiorentina pada final UEFA Conference League 2023.
Pemain yang Loyal
Kedekatan Bowen dengan suporter West Ham membuat potensi perpisahan memiliki nilai emosional tersendiri bagi klub London tersebut.
Baca Juga: Mohamed Salah Diserang Sam Allardyce, Disarankan Dilarang Tampil di Laga Perpisahan Liverpool
Pemain berusia 29 tahun itu selama ini dikenal loyal dan nyaman tinggal di London, tetapi ancaman degradasi disebut dapat memaksanya mempertimbangkan ulang masa depan kariernya.
Fleksibilitas Bermain
"Liverpool sudah lama memantau Bowen dan melihatnya sebagai tambahan penting untuk memperkuat lini serang. Manchester United juga tertarik karena menilai Bowen memiliki fleksibilitas bermain di beberapa posisi menyerang, termasuk sayap kanan, kiri, hingga penyerang tengah," tulis Guardian.
"Sementara Chelsea mulai membuka peluang merekrut pemain berpengalaman untuk menyeimbangkan skuad muda mereka," tambahnya.
Baca Juga: Liverpool Siapkan Belanja Besar, Dua Pemain AS Monaco dan Bek Inter Milan Diincar
Kontrak Bowen bersama West Ham masih berlaku hingga 2030, tetapi tekanan keuangan membuat klub berada dalam posisi sulit jika degradasi benar-benar terjadi.
West Ham sendiri dipastikan turun kasta apabila Tottenham Hotspur FC meraih satu poin dari dua laga terakhir musim ini. (*)
Editor : Efprizan