Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Guardiola Diprediksi Jadi Pelatih Timnas Inggris Usai Tinggalkan Manchester City

Efprizan • Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:15 WIB

 

Pep Guardiola meninggalkan Manchester City setelah satu dekade penuh trofi dan membuka spekulasi soal masa depannya di level tim nasional. (Dok.Man City)
Pep Guardiola meninggalkan Manchester City setelah satu dekade penuh trofi dan membuka spekulasi soal masa depannya di level tim nasional. (Dok.Man City)

PONTIANAK POST - Keputusan Pep Guardiola meninggalkan Manchester City pada musim panas ini memunculkan spekulasi baru terkait masa depannya, termasuk peluang menangani tim nasional Inggris setelah Piala Dunia 2026.

Guardiola resmi mengakhiri kiprahnya selama satu dekade di Stadion Etihad setelah mempersembahkan 20 trofi sejak datang dari FC Barcelona dan Bayern Munich pada 2016.

Musisi Oasis sekaligus fan berat City, Noel Gallagher, menilai Guardiola belum selesai di dunia sepak bola dan masih berpotensi melatih di level internasional.

“Jika saya mengenalnya, saya rasa setelah Piala Dunia dia akan kembali melatih bersama seseorang atau sebuah tim nasional,” kata Gallagher kepada talkSPORT Drive.

Baca Juga: Pep Guardiola Manajer Terbaik Sepanjang Era Premier League: Ini Rekor Gilanya Bersama Manchester City

Guardiola Dinilai Belum Kehilangan Ambisi

Gallagher menyebut Guardiola masih memiliki target besar yang belum diraih, yakni memenangkan Piala Dunia sebagai pelatih.

Menurut dia, Guardiola sudah mengubah cara sepak bola dimainkan dan dipahami banyak orang selama kariernya di klub.

“Saya bisa melihat dia mengangkat trofi Piala Dunia, saya juga bisa melihat dia menjadi pelatih Inggris atau Belanda,” ujarnya.

Gallagher menilai sosok Guardiola terlalu besar untuk benar-benar meninggalkan dunia sepak bola meski telah memutuskan berpisah dengan City.

Baca Juga: Guardiola Tinggalkan Manchester City Setelah Satu Dekade Penuh Gelar

Era Baru Manchester City Dimulai

Di sisi lain, Manchester City disebut segera memasuki fase baru setelah kepergian Guardiola.

Mantan pelatih Chelsea FC, Enzo Maresca, dilaporkan telah menyepakati kontrak tiga tahun untuk menggantikan Guardiola.

Maresca sebelumnya pernah menjadi asisten Guardiola di Manchester dan dinilai memahami filosofi permainan City.

Meski demikian, Gallagher mengingatkan fan City agar tidak berharap dominasi klub akan langsung berlanjut tanpa Guardiola.

Baca Juga: Henderson Masuk Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Julukan “Cheerleader” Roy Keane Viral Lagi

“Lupakan soal menggantikannya, era itu sudah selesai,” kata Gallagher.

Ia menilai kepastian meraih trofi setiap musim bersama Guardiola kini telah berakhir sehingga klub perlu melakukan reset total.

Fan City Diminta Tetap Loyal

Gallagher juga meminta pendukung City tetap memberikan dukungan meski masa kejayaan Guardiola telah selesai.

Menurut dia, City kemungkinan memasuki periode sulit dan tidak lagi otomatis bersaing di empat besar Liga Inggris setiap musim.

Baca Juga: Tuchel Coret Palmer, Foden dan Maguire Demi Bangun Tim Solid Inggris di Piala Dunia: Ini Skuad Lengkapnya

“Kini kita akan melihat seberapa besar loyalitas fan Manchester City,” ujarnya.

Gallagher berharap Guardiola tetap berada dalam struktur City Football Group sebagai duta global agar pengalamannya masih bisa dimanfaatkan klub.

Ia bahkan menyamakan potensi peran Guardiola dengan legenda Johan Cruyff di Barcelona yang tetap menjadi sosok penting di balik layar.

Baca Juga: Rashford Klarifikasi Sindiran ke Manchester United Usai Dipanggil Timnas Inggris ke Piala Dunia 2026

Kepergian Guardiola juga disebut Gallagher menjadi kehilangan besar bagi Premier League karena karismanya dianggap membawa rivalitas besar bersama pelatih-pelatih elite lain seperti Jurgen Klopp, Arsene Wenger, Sir Alex Ferguson, dan Jose Mourinho. (*)

Editor : Efprizan
#Enzo Maresca #noel gallagher #manchester city #timnas Inggris #pep guardiola