Keputusan Guardiola mundur diumumkan City meski kontraknya sebenarnya masih tersisa hingga musim depan.
Pelatih asal Spanyol itu menutup eranya di Etihad dengan koleksi 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions UEFA.
Dalam pernyataan perpisahannya, Guardiola menyampaikan pesan emosional kepada pendukung City dan menyebut Manchester sebagai tempat yang telah menjadi bagian hidupnya.
Baca Juga: Guardiola Diprediksi Jadi Pelatih Timnas Inggris Usai Tinggalkan Manchester City
“Terima kasih karena telah mempercayai saya, mendorong saya, dan mencintai saya,” kata Guardiola seperti dikutip talkSPORT.
Ia juga menyebut dukungan fan City menjadi salah satu alasan terbesar keberhasilannya selama satu dekade terakhir.
Enzo Maresca Masuk Era Baru City
City bergerak cepat menjalankan rencana suksesi dengan menunjuk Maresca sebagai calon pengganti Guardiola.
Maresca bukan sosok asing bagi City karena pernah bekerja sebagai staf pelatih Guardiola sebelum melatih Leicester City dan Chelsea FC.
Pelatih berusia 46 tahun itu sukses membawa Leicester menjuarai Championship dan promosi ke Premier League sebelum pindah ke Chelsea.
Bersama Chelsea, Maresca mempersembahkan trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025 sebelum meninggalkan Stamford Bridge pada Januari lalu.
talkSPORT melaporkan Maresca telah menyepakati kontrak berdurasi tiga tahun bersama Manchester City.
Mantan kiper City, Willy Caballero, juga disebut bakal masuk dalam staf kepelatihannya.
Baca Juga: Guardiola Tinggalkan Manchester City Setelah Satu Dekade Penuh Gelar
Guardiola Tinggalkan Warisan Besar
Guardiola datang ke Manchester City pada 2016 menggantikan Manuel Pellegrini setelah sukses bersama FC Barcelona dan Bayern Munich.
Selama berada di Inggris, ia dinilai mengubah cara bermain banyak klub melalui dominasi penguasaan bola dan permainan menyerang.
Mantan pemain dan pelatih City, Stuart Pearce, menyebut Guardiola sebagai salah satu pelatih terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Baca Juga: Henderson Masuk Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Julukan “Cheerleader” Roy Keane Viral Lagi
“Bukan hanya Manchester City yang kehilangan, tetapi dunia sepak bola juga,” ujar Pearce.
Komentator sepak bola Sam Matterface menilai pengaruh Guardiola telah mengubah pendekatan permainan sepak bola Inggris hingga level bawah kompetisi.
Fan City Hadapi Masa Transisi
Kepergian Guardiola dinilai menjadi awal masa transisi bagi Manchester City setelah bertahun-tahun mendominasi kompetisi domestik.
City bahkan disebut akan menamai salah satu tribun Stadion Etihad menggunakan nama Guardiola sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya.
Baca Juga: Rashford Klarifikasi Sindiran ke Manchester United Usai Dipanggil Timnas Inggris ke Piala Dunia 2026
Di tengah perubahan besar itu, fan City kini menunggu apakah Maresca mampu mempertahankan standar tinggi yang diwariskan Guardiola. (*)