PONTIANAK POST - Juventus dipastikan gagal lolos ke Liga Champions setelah ditahan imbang 2-2 oleh Torino FC dalam Derby della Mole yang berlangsung panas dan sempat tertunda hampir satu jam di Turin, Minggu (24/5).
Hasil itu membuat tim asuhan Luciano Spalletti harus puas finis di luar empat besar Serie A untuk pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir.
Dua gol Dusan Vlahovic sempat membawa Juventus unggul nyaman, tetapi Torino bangkit melalui gol Cesare Casadei dan Che Adams pada babak kedua.
Baca Juga: Milan Gagal ke Liga Champions, Masa Depan Allegri dan Ibra Disorot
Derby Turin Diwarnai Ketegangan Suporter
Gazzetta dello Sport melaporkan, pertandingan tertunda setelah bentrokan antarpendukung terjadi di luar stadion sebelum kick-off.
Seorang suporter Juventus dilaporkan mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kelompok ultras Juventus sempat mengancam menginvasi lapangan jika laga tetap dimainkan tanpa penundaan.
Meski akhirnya pertandingan berjalan, atmosfer stadion tetap tegang sepanjang laga berlangsung.
Baca Juga: Bremer Pertimbangkan Tinggalkan Juventus Jika Gagal Lolos Liga Champions: MU dan Liverpool Mengintai
Vlahovic Bersinar, Juventus Tetap Gagal
Juventus tampil lebih efektif setelah awal pertandingan yang berjalan kacau akibat penundaan.
Vlahovic membuka skor pada menit ke-24 setelah menerima umpan dari Khephren Thuram dan melewati bek Torino sebelum tembakannya berubah arah akibat defleksi.
Striker Serbia itu kembali mencetak gol pada babak kedua melalui serangan balik cepat yang dibangun Francisco Conceicao.
Gol tersebut menjadi gol keempat Vlahovic dalam empat pertandingan terakhir Serie A.
Baca Juga: Juventus Ngebet Gaet Alisson, Liverpool Mulai Hitung Risiko Besar
"Spalletti bahkan disebut meminta manajemen Juventus mempertahankan Vlahovic untuk musim depan," ulas media Italia tersebut.
Torino Bangkit Lewat Semangat Derby
Torino tidak menyerah meski tertinggal dua gol dan berhasil memanfaatkan situasi bola mati untuk mengejar ketertinggalan.
Casadei memperkecil skor melalui sundulan hasil sepak pojok sebelum Che Adams mencetak gol penyama kedudukan dari kemelut di depan gawang Juventus.
Pelatih Roberto D'Aversa mengubah strategi dengan memainkan tiga penyerang pada pertengahan babak kedua.
Baca Juga: Liverpool Rela Lepas Federico Chiesa, Napoli, Roma dan Juventus Siaga Penuh
Perubahan itu membuat Torino tampil lebih agresif hingga akhirnya memaksa Juventus kehilangan kemenangan.
Suporter Torino merayakan hasil imbang tersebut layaknya kemenangan karena berhasil menggagalkan rival sekota lolos ke Liga Champions.
Juventus Menuju Liga Europa
Hasil imbang melawan Torino membuat Juventus harus tampil di Liga Europa musim depan.
Baca Juga: Liverpool, MU dan Arsenal Berebut Bek Juventus Andrea Cambiaso
Kegagalan finis di empat besar menutup musim yang penuh tekanan bagi Juventus setelah beberapa kali kehilangan poin penting pada akhir kompetisi.
Situasi itu diperkirakan memicu evaluasi besar terhadap skuad dan arah klub untuk musim depan. (*)
Editor : Efprizan