PONTIANAK POST - Liverpool bersiap memulai pembicaraan resmi dengan Andoni Iraola untuk mengisi posisi pelatih kepala yang kosong setelah klub memutuskan berpisah dengan Arne Slot, Sabtu (30/5).
Menurut laporan Sky Sports, pelatih asal Spanyol berusia 43 tahun itu kini menjadi kandidat terdepan untuk menangani Liverpool setelah sebelumnya menjalani negosiasi dengan Bayer Leverkusen dan sempat dikaitkan dengan AC Milan.
Iraola bahkan disebut tetap membuka peluang menuju Anfield meski saat itu Liverpool belum memiliki kursi pelatih yang kosong.
Baca Juga: Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat
Hubungan Dekat dengan Richard Hughes
Peluang Iraola semakin besar karena memiliki hubungan kerja yang kuat dengan Direktur Sepak Bola Liverpool, Richard Hughes.
Sky Sports melaporkan Hughes merupakan sosok yang meyakinkan Bournemouth untuk merekrut Iraola dari Rayo Vallecano pada 2023.
Keputusan tersebut terbukti sukses setelah Iraola mampu mengangkat performa Bournemouth hingga finis di posisi keenam Liga Inggris dan mengamankan tiket Liga Europa musim depan.
Selain Liverpool, Crystal Palace juga sempat menjadi opsi bagi Iraola.
Baca Juga: Joe Gomez Berpeluang Tinggalkan Liverpool Setelah Satu Dekade di Anfield
Namun, Palace sejak awal memahami bahwa sang pelatih berpeluang bergabung dengan klub yang memiliki level kompetisi lebih tinggi.
Gaya Bermain Dinilai Cocok untuk Liverpool
Reporter Sky Sports Vinny O'Connor menilai ketertarikan Liverpool terhadap Iraola tidak lepas dari pertimbangan gaya bermain tim.
Menurutnya, keputusan pergantian pelatih lebih didorong faktor sepak bola dibanding aspek lain.
"Kami mendengar Mohamed Salah beberapa waktu lalu berbicara soal identitas permainan tim. Ada keyakinan di Liverpool bahwa dibutuhkan profil pelatih berbeda untuk menghadirkan kembali gaya bermain yang lebih disukai suporter," kata O'Connor.
Baca Juga: Nico Schlotterbeck Jadi Target Liverpool Pengganti Ibrahima Konate, Bagaimana Statistiknya?
Ia menambahkan bahwa karakter permainan agresif dan intens yang diterapkan Iraola dinilai memiliki kemiripan dengan filosofi yang pernah sukses diterapkan Jürgen Klopp.
Gaya tersebut diyakini dapat mengembalikan identitas Liverpool yang dikenal menekan lawan sejak menit awal.
Tantangan Besar Menuju Anfield
Meski demikian, O'Connor mengakui langkah dari Bournemouth ke Liverpool merupakan lompatan besar dalam karier kepelatihan Iraola.
Ia menilai tantangan di Anfield jauh lebih besar karena tuntutan prestasi dan ekspektasi suporter yang tinggi.
Baca Juga: Jurgen Klopp Pelatih Real Madrid, Jika Enrique Riquelme Jadi Presiden
Namun, keberhasilan Iraola membangun Bournemouth menjadi tim kompetitif dalam waktu relatif singkat membuat namanya mendapatkan banyak dukungan.
"Saya rasa banyak orang terkesan dengan pekerjaan yang ia lakukan di Bournemouth dan gaya bermain yang berhasil ia tanamkan di sana," ujar O'Connor.
Dari sisi emosional, O'Connor juga menilai Iraola memiliki karakter yang dapat diterima oleh publik Anfield.
Baca Juga: Liverpool Bidik Tiga Bintang Leipzig Pengganti Mohamed Salah
Menurutnya, hubungan emosional antara pelatih dan suporter bisa menjadi salah satu faktor penting apabila Liverpool benar-benar menunjuk Iraola sebagai pengganti Slot.
Meski Iraola saat ini berada di posisi teratas daftar kandidat, Sky Sports menyebut Liverpool tetap menjalankan proses seleksi secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan final mengenai pelatih baru mereka. (*)
Editor : Efprizan