PONTIANAK POST - Nama Erling Haaland mendadak menjadi pusat kontroversi menjelang pemilihan presiden Real Madrid.
Bukan karena negosiasi transfer resmi, melainkan akibat janji kontroversial salah satu kandidat presiden klub yang mengklaim sang striker akan bergabung ke Santiago Bernabeu jika dirinya terpilih.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keras dari Manchester City.
Baca Juga: Dedikasi Tanpa Batas: Erling Haaland Resmi Segel Gelar Sepatu Emas Liga Inggris 2025/26
Juara Liga Inggris itu bahkan dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah hukum setelah menilai nama dan citra pemainnya digunakan tanpa izin dalam konteks politik internal klub rival.
Tak hanya City, kubu Haaland melalui ayahnya dan agen sang pemain juga bergerak cepat membantah seluruh klaim yang beredar, sekaligus menegaskan bahwa rumor kepindahan ke Real Madrid tidak benar.
Kontroversi bermula ketika kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, tampil dalam program televisi populer Spanyol El Hormiguero.
Dalam acara tersebut, pria berusia 37 tahun yang berprofesi sebagai pengusaha energi terbarukan itu menerima jersey bertuliskan "Haaland No.9" dan membuat pernyataan yang menghebohkan publik sepak bola Eropa.
Baca Juga: Erling Haaland Debut Film di ‘Viqueens’, Isi Suara Prajurit Viking
"Haaland memiliki klausul pelepasan dan ingin bergabung dengan Real Madrid," ujar Riquelme.
Bahkan, Riquelme mengaku menandatangani jaminan hukum pribadi yang menjanjikan akan membayar 100 persen iuran keanggotaan seluruh anggota Real Madrid musim depan apabila gagal mendatangkan Haaland.
Pernyataan tersebut segera dibantah oleh ayah Haaland, Alfie Haaland, bersama agen sang pemain, Rafaela Pimenta.
"Dengarannya menghibur, tetapi tidak benar. Kami mendoakan yang terbaik bagi kedua kandidat dalam pemilihan presiden Real Madrid," tulis pernyataan bersama mereka.
Tidak berhenti di situ, Manchester City juga mengeluarkan sikap resmi yang lebih tegas.
Klub menegaskan tidak ada peluang Haaland meninggalkan Etihad Stadium dalam situasi yang digambarkan Riquelme.
"Cerita yang muncul dari Spanyol mengenai masa depan Erling Haaland tidak benar," kata juru bicara Manchester City.
"Tidak ada kemungkinan hal tersebut terjadi dan tidak ada klausul kontrak yang memungkinkan itu."
Manchester City juga menyatakan sedang mempelajari kemungkinan mengambil langkah hukum terkait penggunaan citra pemain mereka.
"Kami sedang mempertimbangkan tindakan hukum atas penggunaan gambar pemain kami dalam konteks ini," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Bayern Munchen dan Real Madrid Berebut Bek Manchester City Josko Gvardiol
Kasus ini berpotensi berkembang menjadi sengketa hukum besar yang melibatkan hak citra, pencemaran nama baik, hingga dugaan intervensi terhadap hubungan kontraktual pemain.
Situasi tersebut muncul ketika Manchester City masih menghadapi perkara hukum besar lainnya terkait 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan yang diajukan Premier League dan hingga kini belum memperoleh putusan final.
Dari sisi kontrak, posisi Haaland sebenarnya sangat kuat. Striker tim nasional Norwegia itu masih terikat kontrak jangka panjang bersama Manchester City hingga musim panas 2034 setelah menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi sembilan setengah tahun pada Januari 2025.
Meski sejumlah laporan menyebut terdapat klausul pelepasan dalam kontraknya, berbagai sumber menyatakan klausul tersebut baru dapat aktif pada 2029, atau ketika kontraknya memasuki paruh kedua masa kerja.
Sejak bergabung dari Borussia Dortmund pada 2022, Haaland menjelma menjadi salah satu ikon terbesar Manchester City.
Penyerang berusia 25 tahun itu telah mencetak 162 gol dalam 198 pertandingan di semua kompetisi.
Baca Juga: Kembali Reuni dengan Maresca, Enzo Fernandez Jadi Target Serius Transfer Manchester City
Di Liga Inggris, Haaland mengoleksi 112 gol dari 132 pertandingan dan telah memenangkan tiga penghargaan Golden Boot secara beruntun.
Ia juga membantu Manchester City meraih delapan trofi, termasuk Piala FA dan Piala Liga Inggris musim 2025-2026.
Sementara itu, pemilihan presiden Real Madrid yang akan digelar akhir pekan ini dipastikan semakin panas setelah kontroversi yang melibatkan salah satu bintang terbesar sepak bola dunia tersebut.(*)
Editor : Budi Miank