PONTIANAK POST - Tim nasional Amerika Serikat membuka langkah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Paraguay pada laga Grup D di Stadion SoFi, Los Angeles, California, Sabtu (13/6) pagi WIB, sekaligus menempatkan diri dalam posisi menguntungkan di persaingan grup.
Amerika Serikat tampil dominan sejak menit awal dan menutup babak pertama dengan keunggulan telak 3-0 atas Paraguay yang dikenal memiliki pertahanan solid.
Gol pembuka tuan rumah lahir pada menit keenam melalui gol bunuh diri gelandang Paraguay, Damián Bobadilla, saat berupaya menghalau kombinasi serangan Christian Pulisic dan Weston McKennie.
Penyerang Folarin Balogun kemudian memperbesar keunggulan Amerika Serikat melalui dua gol pada menit ke-30 dan masa tambahan waktu babak pertama (45+4').
Baca Juga: Preview dan Prediksi Skor Qatar vs Swiss: Era Baru Lopetegui Langsung Diuji
Dominasi Tuan Rumah Sejak Awal
Amerika Serikat menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 63 persen dan menciptakan 17 tembakan sepanjang laga.
Keunggulan kualitas permainan juga terlihat dari akurasi operan yang mencapai 91 persen, jauh di atas Paraguay yang hanya mencatatkan 74 persen.
Paraguay baru mampu memberikan perlawanan lebih baik pada babak kedua setelah tertinggal tiga gol.
Gol hiburan tim tamu dicetak Maurício pada menit ke-72 untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1.
Baca Juga: Australia vs Turki: Tony Popovic Bidik Awal Manis di Piala Dunia
Namun harapan Paraguay untuk bangkit tidak bertahan lama setelah Giovanni Reyna yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol pada menit 90+7 untuk memastikan kemenangan 4-1 bagi Amerika Serikat.
Pochettino Puji Mental Pemain
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengaku bangga dengan penampilan para pemainnya yang mampu mengatasi tekanan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026.
"Saya sangat bangga kepada para pemain dan staf, tetapi yang terpenting adalah performa dan perasaan yang kami tunjukkan di lapangan," kata Pochettino kepada BBC Sport.
Menurut dia, pertandingan pembuka selalu menjadi tantangan tersendiri karena tingginya ekspektasi publik terhadap tim tuan rumah.
"Pertandingan pertama selalu sulit. Kami menjadi tuan rumah Piala Dunia dan ekspektasinya sangat besar. Namun cara para pemain menghadapi tekanan, terutama pada 45 menit pertama, sungguh luar biasa," ujarnya.
Pochettino juga menjelaskan kondisi Christian Pulisic yang ditarik keluar karena mengalami benturan pada betis.
"Pulisic mendapat tendangan di bagian betis dan sedikit merasa tidak nyaman. Kami tidak ingin mengambil risiko. Semoga bukan masalah besar baginya," tambahnya.
Paraguay Harus Berbenah
Kekalahan telak ini menjadi pukulan bagi Paraguay yang datang ke turnamen dengan reputasi sebagai tim yang mengandalkan organisasi pertahanan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Brasil VS Maroko: Vinicius Junior dan Hakimi Adu Gengsi
Pertahanan Paraguay justru runtuh dalam 45 menit pertama sehingga pelatih Gustavo Alfaro harus segera mencari solusi sebelum menghadapi laga berikutnya.
Sementara itu, kemenangan besar ini menjadi salah satu kemenangan terbaik Amerika Serikat dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia dan meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang pertandingan selanjutnya melawan Turki dan Australia di Grup D. (*)
Editor : Efprizan