PONTIANAK POST - Kanada mencatat sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0 dan lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya, sebuah pencapaian yang dinilai menjadi titik balik perkembangan sepak bola di negara yang selama ini identik dengan hoki es.
Usai pertandingan di Stadion Los Angeles, pelatih Kanada Jesse Marsch mengumpulkan seluruh pemain dan staf dalam sebuah lingkaran di tengah lapangan sebelum menyebut mereka sebagai "pahlawan Kanada" karena berhasil membuka lembaran baru dalam sejarah sepak bola nasional, seperti dikutip dari BBC Sport.
"Kalian adalah pahlawan Kanada. Masa depan olahraga ini di negara kita sangat besar karena kalian," kata Marsch.
Perjalanan Bersejarah Kanada
Keberhasilan Kanada melaju ke fase gugur menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen karena sebelum Piala Dunia 2026 mereka selalu kalah dalam enam pertandingan sepanjang sejarah keikutsertaan di ajang tersebut.
Baca Juga: Argentina Tunjukkan Kedalaman Skuad, Siap Menggila di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Tim berjuluk The Canucks itu memulai turnamen dengan meraih poin perdana usai bermain imbang melawan Bosnia-Herzegovina.
Kanada kemudian meraih kemenangan perdana di Piala Dunia dengan menghancurkan Qatar 6-0 sehingga memastikan tiket ke babak 32 besar.
Pada laga melawan Afrika Selatan, Senin (29/6) dini hari WIB, Kanada tampil sabar menghadapi pertahanan rapat lawan sebelum Stephen Eustaquio mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu yang memastikan langkah mereka ke babak 16 besar.
Meski berstatus salah satu tuan rumah, Kanada justru memainkan laga fase gugur di Los Angeles, Amerika Serikat, karena hasil fase grup membuat mereka tidak mendapat jadwal bermain di Vancouver.
Namun, ribuan pendukung berbaju merah-putih memenuhi stadion sehingga suasana pertandingan lebih menyerupai laga kandang bagi Kanada.
Marsch mengatakan momen berkumpul di tengah lapangan sengaja dilakukan agar seluruh tim dapat menikmati pencapaian bersejarah tersebut sebelum terpisah menjalani berbagai aktivitas media.
"Saya ingin mengatakan kepada mereka betapa pentingnya momen ini bagi perkembangan sepak bola di negara kami. Sayang kami tidak bisa melakukannya di Vancouver bersama para pendukung, tetapi semua orang bisa melihat karakter, kualitas, mentalitas, dan kebersamaan tim ini," ujar Marsch.
Sepak Bola Kanada Memasuki Era Baru
Keberhasilan Kanada dinilai bukan sekadar prestasi olahraga, tetapi juga mengubah cara masyarakat memandang sepak bola.
Baca Juga: Harry Kane Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia Inggris, Bawa Three Lions Juara Grup L
Sejumlah pendukung yang diwawancarai BBC Sport menyebut popularitas sepak bola meningkat pesat selama Piala Dunia berlangsung dan mulai menyaingi dominasi hoki es di berbagai wilayah Kanada.
Pendukung bernama Harry mengatakan jumlah suporter Kanada yang datang langsung ke Amerika Serikat menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dibandingkan era 1990-an ketika pendukung tim nasional justru menjadi minoritas di laga kandang sendiri.
Sementara itu, Sean berharap geliat sepak bola tidak hanya berkembang di kota-kota besar seperti Toronto, tetapi juga menyebar ke berbagai provinsi yang selama ini lebih dikenal sebagai basis olahraga hoki.
Kapten Kanada Alphonso Davies mengaku terharu melihat lautan pendukung berbaju merah putih memenuhi Toronto saat laga pembuka melawan Bosnia-Herzegovina.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Gagal Bersinar, Kolombia Juara Grup K Piala Dunia Usai Tahan Portugal
"Rasanya luar biasa karena saya belum pernah melihat begitu banyak warga Kanada datang ke pertandingan sepak bola. Itu membuat saya meneteskan air mata," kata Davies.
Tantangan Berikutnya Menanti
Kanada selanjutnya akan menghadapi salah satu lawan kuat, yakni Belanda atau Maroko, di babak 16 besar.
Marsch menilai timnya tidak memiliki beban menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia karena target utama mereka untuk menginspirasi masyarakat Kanada sudah mulai terwujud.
"Target saya selain menginspirasi bangsa kami adalah membawa tim bertemu salah satu raksasa dunia. Sekarang kami akan mengejar kemenangan dan melakukan apa pun yang kami bisa," ujar Marsch.
Keberhasilan Kanada menembus babak 16 besar menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola nasional dan memperkuat keyakinan bahwa negara tersebut mulai menjelma sebagai kekuatan baru di kawasan Amerika Utara. (*)
Editor : Efprizan