PONTIANAK POST - Tottenham Hotspur telah menggelontorkan dana hingga 237 juta pound sterling atau sekitar Rp5,66 triliun pada bursa transfer musim panas 2026 setelah menyepakati perekrutan Sandro Tonali dan Mateus Fernandes, menandai perubahan besar dalam kebijakan belanja klub.
Menurut Sky Sports, transfer Tonali senilai 100 juta pound dan Mateus Fernandes seharga 85 juta pound masih menunggu penyelesaian administrasi, namun keduanya telah mencapai kesepakatan antarklub.
Belanja Besar untuk Bangkit
Selain Tonali dan Fernandes, Tottenham lebih dulu mendatangkan Jan Paul van Hecke dari Brighton dengan nilai 52 juta pound.
Spurs juga merekrut Andy Robertson, Marcos Senesi, dan Martin Dubravka secara gratis untuk memperkuat kedalaman skuad.
Baca Juga: Tottenham Pecahkan Rekor Transfer, Sandro Tonali Resmi Diboyong dari Newcastle
Jika seluruh transfer tersebut rampung, total pengeluaran Tottenham akan mencapai 237 juta pound, menjadi salah satu belanja terbesar klub Liga Inggris pada musim panas ini.
Langkah agresif itu menunjukkan tekad manajemen untuk mengakhiri keterpurukan setelah dua musim beruntun hanya finis di peringkat ke-17 Liga Inggris dan nyaris terdegradasi.
Pendapatan Stadion Jadi Kunci
Jurnalis Sky Sports News, Michael Bridge, menilai keberanian Tottenham mengeluarkan dana besar didorong oleh perubahan visi pemilik klub.
"Perubahan terbesar adalah kemauan pimpinan klub untuk mengeluarkan dana transfer dan gaji agar bisa bersaing dengan tim-tim papan atas. Setelah nyaris terdegradasi, pesannya jelas, itu tidak boleh terulang lagi," ujar Bridge.
Baca Juga: Duka Membayangi Piala Dunia 2026, Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza
Ia menjelaskan Tottenham selama bertahun-tahun memiliki rasio gaji terhadap pendapatan yang termasuk paling rendah di Liga Inggris.
Menurutnya, investasi besar pada Tottenham Hotspur Stadium kini mulai membuahkan hasil melalui peningkatan pendapatan yang signifikan.
"Stadion itu menghasilkan pemasukan yang luar biasa. Selama ini para pendukung mempertanyakan mengapa uang tersebut tidak digunakan untuk memperkuat tim. Kini klub berjanji pendapatan itu akan dikembalikan untuk meningkatkan kualitas skuad utama," kata Bridge.
Penjualan Pemain Masih Dibutuhkan
Meski aktif berbelanja, Tottenham diperkirakan tetap akan melepas beberapa pemain demi menjaga keseimbangan skuad dan kondisi finansial.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain dan Skor Piala Dunia 2026, Portugal Vs Kroasia: Duel Dua Kapten Veteran
Nama-nama seperti Lucas Bergvall, Luka Vuskovic, Cristian Romero, Pape Matar Sarr, hingga Richarlison disebut berpotensi dijual pada musim panas ini.
Penjualan para pemain tersebut diyakini dapat menghasilkan dana besar sekaligus membuka ruang bagi para rekrutan baru.
Selain itu, keluarga Lewis selaku pemilik klub telah menyuntikkan modal sebesar 100 juta pound pada musim panas ini.
Suntikan dana tersebut diperuntukkan bagi operasional harian klub, bukan secara khusus untuk mendanai aktivitas transfer.
Dengan dukungan finansial yang lebih kuat dan kedatangan sejumlah pemain bintang, Tottenham berharap mampu kembali bersaing di papan atas Liga Inggris di bawah arahan Roberto De Zerbi pada musim 2026/2027. (*)