PONTIANAK POST - Timnas Inggris menghadapi tantangan terbesar mereka di Piala Dunia 2026 saat bertemu tuan rumah Meksiko pada babak 16 besar di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7) pagi WIB, dengan rekor kandang El Tri yang nyaris tak tertandingi menjadi ancaman serius bagi The Three Lions.
Meksiko akan tampil di hadapan puluhan ribu pendukungnya di stadion berkapasitas 87.523 penonton yang berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut, kondisi yang dinilai menguntungkan tuan rumah.
Azteca, Benteng yang Sulit Ditaklukkan
Dilansir dari Evening Standard, Meksiko hanya menelan dua kekalahan dari 89 pertandingan resmi di Stadion Azteca.
Sebanyak 70 pertandingan berakhir dengan kemenangan dan 17 lainnya imbang, menjadikan Azteca sebagai salah satu kandang paling angker dalam sejarah sepak bola internasional.
Baca Juga: Meksiko Perkasa di Azteca, Inggris Terancam Tersingkir di 16 Besar Piala Dunia
Kekalahan terakhir Meksiko di stadion tersebut terjadi pada September 2013 saat takluk 1-2 dari Honduras pada babak kualifikasi Piala Dunia 2014.
Sebelumnya, El Tri juga pernah kalah 1-2 dari Kosta Rika pada Juni 2001 dalam laga yang kemudian dikenal dengan sebutan Aztecazo.
Pada Piala Dunia 2026, Meksiko kembali menunjukkan keperkasaannya di stadion tersebut dengan memenangi tiga dari empat pertandingan yang telah dijalani.
Teranyar, tim asuhan Javier Aguirre mengalahkan Ekuador 2-0 lewat gol Julián Quiñones dan Raúl Jiménez untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Inggris Waspadai Faktor Ketinggian
Pelatih Inggris Thomas Tuchel mengakui laga melawan Meksiko di Azteca menjadi tantangan yang jauh berbeda dibanding pertandingan sebelumnya.
Menurut Tuchel, faktor ketinggian menjadi kendala yang hampir mustahil diatasi karena timnya hanya memiliki waktu persiapan yang singkat.
"Bermain melawan Meksiko di Azteca mungkin menjadi salah satu pertandingan paling menarik yang bisa Anda hadapi. Akan ada banyak tantangan menunggu kami," ujar Tuchel seperti dikutip dari The Independent.
"Belum lagi faktor ketinggian yang jelas menjadi kerugian bagi kami karena mustahil beradaptasi secara fisik hanya dalam empat hari. Namun kami siap menghadapi semua tantangan itu," lanjutnya.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain dan Skor Piala Dunia 2026, Portugal Vs Kroasia: Duel Dua Kapten Veteran
Meski demikian, Tuchel yakin pengalaman melewati laga sulit sebelumnya membuat skuad Inggris lebih siap menghadapi tekanan dari tuan rumah.
Bayang-bayang Maradona di Azteca
Stadion Azteca juga menyimpan kenangan pahit bagi Inggris.
Di stadion yang sama pada Piala Dunia 1986, Inggris tersingkir di perempat final setelah kalah 1-2 dari Argentina melalui dua gol legendaris Diego Maradona, termasuk gol kontroversial "Hand of God" dan aksi individu yang kemudian dikenang sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.
Kini, hampir empat dekade berselang, Inggris kembali ke Azteca dengan misi berbeda, yakni mematahkan dominasi Meksiko di kandangnya sendiri dan mengamankan tiket ke perempat final.
Jika mampu mengatasi tekanan suporter, faktor ketinggian, dan rekor impresif El Tri di Mexico City, Inggris akan menjaga asa untuk melangkah lebih jauh dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Efprizan