PONTIANAK POST - Lamine Yamal menegaskan Spanyol belum mencapai puncak performa meski melaju mulus ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Austria 3-0, Jumat (3/7) di ni hari WIB, seraya menyebut fase gugur sesungguhnya baru dimulai.
Pemain berusia 18 tahun itu tampil impresif di Stadion SoFi, Inglewood, California, dan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan setelah membantu Spanyol mengamankan tiket ke babak 16 besar untuk menghadapi Portugal.
Yamal Kembali ke Performa Terbaik
Yamal bermain selama 85 menit, penampilan terlamanya di Piala Dunia 2026 setelah pulih dari cedera yang sempat mengganggu kebugarannya.
"Sekarang Piala Dunia benar-benar dimulai. Jika kalah, Anda langsung pulang dan kami tidak menginginkan itu," kata Yamal dilansir ESPN, seusai pertandingan.
Baca Juga: Oyarzabal Keluar dari Bayang-Bayang Yamal, Antar Spanyol ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Ia menegaskan kondisinya kini sudah pulih sepenuhnya dan siap dimainkan sesuai kebutuhan pelatih Luis de la Fuente.
"Saya sudah 100 persen. Saya hanya perlu terus beristirahat dan menjaga kondisi, tetapi saya siap bermain," ujar pemain Barcelona tersebut.
Secara statistik, Yamal melepaskan enam tembakan, empat di antaranya tepat sasaran, menciptakan dua peluang, serta lima kali merebut bola dari lawan.
Spanyol Mulai Menunjukkan Kualitas
Dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro membawa juara Eropa itu meraih kemenangan meyakinkan setelah penampilan mereka sempat dianggap kurang meyakinkan pada fase grup.
Baca Juga: Portugal Selamat dari Drama, Ronaldo Antar Kroasia Pulang dari Piala Dunia 2026
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengatakan kemenangan tersebut membuat timnya semakin percaya diri, tetapi masih memiliki ruang untuk berkembang.
"Kami menang dan memperlihatkan citra tim yang luar biasa. Namun kami belum mencapai batas kemampuan kami dan masih bisa tampil lebih baik," kata De la Fuente.
Austria Sebut Spanyol Calon Juara
Pelatih Austria Ralf Rangnick memberikan pujian tinggi kepada Spanyol seusai pertandingan.
Mantan pelatih Manchester United itu menilai tim asuhan Luis de la Fuente nyaris tidak melakukan kesalahan sepanjang pertandingan dan layak disebut sebagai kandidat kuat juara dunia.
"Hari ini kami menghadapi juara Eropa dan mungkin juga calon juara dunia berikutnya," ujar Rangnick.
Ia juga menyebut Yamal sebagai salah satu talenta terbesar yang pernah muncul di usia 18 tahun.
Tantangan Berat Menanti
Kemenangan atas Austria membawa Spanyol menghadapi Portugal pada babak 16 besar di Dallas, Selasa (7/7) pukul 02.00 WIB, dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di fase gugur.
Duel tersebut juga akan mempertemukan dua tim yang sama-sama belum terkalahkan dalam turnamen dan diperkuat deretan pemain bintang, termasuk Lamine Yamal di kubu Spanyol serta Cristiano Ronaldo di pihak Portugal.
Baca Juga: Duka Membayangi Piala Dunia 2026, Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza
Kepercayaan diri tengah menyelimuti kubu La Furia Roja, tetapi Yamal menegaskan seluruh skuad memahami bahwa setiap pertandingan berikutnya adalah laga hidup-mati menuju impian meraih gelar Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Efprizan