PONTIANAK POST-Posisi Maarten Paes memperebutkan posisi kiper utama Ajax Amsterdam terancam setelah Marc-André ter Stegen dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan klub raksasa Belanda tersebut dengan status pinjaman selama satu musim dari Barcelona.
Menurut laporan Sky Germany, Ajax telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Barcelona dan Ter Stegen sehingga proses transfer kini hanya tinggal menyelesaikan detail administrasi sebelum diumumkan secara resmi.
Jika tidak ada kendala, kiper tim nasional Jerman berusia 34 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis pekan depan sebelum menandatangani kontrak bersama Ajax.
Persaingan Ketat Menanti Marten Paes
Kehadiran Ter Stegen menjadi tantangan besar bagi Maarten Paes yang baru beberapa bulan mengamankan status sebagai penjaga gawang utama Ajax setelah direkrut dari FC Dallas pada awal 2026.
Baca Juga: Inggris Tak Gentar Hadapi Meksiko di Azteca, Shearer Yakin Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Dengan pengalaman panjang di Barcelona dan tim nasional Jerman, Ter Stegen diperkirakan akan langsung bersaing memperebutkan posisi utama di bawah mistar gawang Ajax.
Meski demikian, persaingan tersebut juga dapat menjadi kesempatan berharga bagi kiper Timns Indonesia ini untuk meningkatkan kualitasnya dengan belajar langsung dari salah satu penjaga gawang terbaik Eropa.
Ajax Hanya Meminjam Ter Stegen
Sky Germany menyebut kesepakatan yang dicapai berbentuk peminjaman selama satu musim tanpa opsi pembelian permanen.
Artinya, Ajax hanya akan menggunakan jasa Ter Stegen untuk musim 2026-2027 sebelum sang kiper dijadwalkan kembali ke Barcelona.
Baca Juga: Maroko Tak Terkalahkan dalam 34 Laga, Kini Layak Disebut Kandidat Juara Piala Dunia 2026
Bagi Ter Stegen, kepindahan ini membuka peluang memperoleh menit bermain secara reguler setelah masa sulit di Barcelona sekaligus menjaga peluangnya tetap menjadi pilihan tim nasional Jerman pada turnamen internasional berikutnya.
Sementara bagi Ajax, kehadiran kiper berpengalaman tersebut diharapkan mampu menambah kualitas skuad yang akan bersaing di kompetisi domestik maupun Eropa. (*)
Editor : Efprizan