Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pernah Rugikan Timnas Indonesia, Wasit Ilgiz Tantashev Kini Dikecam di Piala Dunia 2026 Usai Laga Brutal Prancis Versus Paraguay

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 5 Juli 2026 | 23:18 WIB
Ilgiz Tantashev, wasit Uzbekistan yang pernah diprotes suporter Timnas Indonesia pada laga melawan Irak di Piala Asia 2023, kembali menjadi sorotan dunia setelah dikecam atas kepemimpinannya dalam pertandingan Prancis versus Paraguay di Piala Dunia 2026. (Foto: sports.uz)
Ilgiz Tantashev, wasit Uzbekistan yang pernah diprotes suporter Timnas Indonesia pada laga melawan Irak di Piala Asia 2023, kembali menjadi sorotan dunia setelah dikecam atas kepemimpinannya dalam pertandingan Prancis versus Paraguay di Piala Dunia 2026. (Foto: sports.uz)

 

PONTIANAK POST – Nama wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, kembali menjadi pusat kontroversi sepak bola internasional. Pengadil yang pernah menuai protes dari publik Indonesia saat laga melawan Irak di Piala Asia 2023 itu kini dikecam usai memimpin pertandingan Prancis versus Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Minggu (5/7) dini hari WIB.

Prancis menang tipis 1-0 lewat gol penalti Kylian Mbappe. Namun, sorotan utama justru tertuju pada kepemimpinan Tantashev yang dinilai gagal mengendalikan pertandingan keras dan penuh provokasi.

Publik Indonesia Pernah Merasakan Kontroversinya

Bagi suporter Indonesia, nama Ilgiz Tantashev bukan sosok asing. Ia pernah menjadi perbincangan panas ketika memimpin pertandingan Indonesia kontra Irak pada fase Grup D Piala Asia 2023.

Kala itu, Tantashev mengesahkan gol kedua Irak yang dicetak Osama Rashid meski prosesnya dianggap diawali posisi offside. Keputusan tersebut memicu protes luas di media sosial dan membuat banyak pendukung Garuda merasa timnas dirugikan.

VAR dirancang untuk mengoreksi kesalahan jelas dan nyata, termasuk dugaan offside dalam proses gol. Karena itu, keputusan mengesahkan gol kedua Irak tanpa peninjauan ulang yang memadai menjadi sumber utama kontroversi dan memunculkan persepsi bahwa Indonesia dirugikan.

Paraguay Bermain Keras, Tak Satu Pun Kartu Kuning Keluar

Kontroversi kembali muncul di Piala Dunia 2026. Paraguay tampil sangat agresif saat menghadapi Prancis. Sejumlah pelanggaran keras dan aksi provokasi terjadi sepanjang pertandingan.

Salah satu momen yang disorot adalah ketika Andres Cubas melanggar Adrien Rabiot tanpa mendapat kartu kuning. Juan Jose Caceres juga lolos dari hukuman setelah melakukan tekel keras terhadap Kylian Mbappe.


PERTANDINGAN KERAS: Kylian Mbappe berusaha melepaskan diri dari kawalan ketat pemain Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Philadelphia. Gol penalti Mbappe menjadi penentu kemenangan 1-0 Prancis.  (FOTO: FIFA)
PERTANDINGAN KERAS: Kylian Mbappe berusaha melepaskan diri dari kawalan ketat pemain Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Philadelphia. Gol penalti Mbappe menjadi penentu kemenangan 1-0 Prancis. (FOTO: FIFA)

Bahkan, Gabriel Avalos sempat menyikut perut Dayot Upamecano saat Paraguay berupaya menyamakan kedudukan.

Ironisnya, tidak ada satu pun pemain Paraguay yang menerima kartu kuning. Sebaliknya, tiga pemain Prancis, yakni Manu Kone, Bradley Barcola, dan Michael Olise, justru diganjar kartu kuning.

Statistik pertandingan menambah kontroversi. Paraguay tercatat melakukan 13 pelanggaran dan menutup laga tanpa kartu, sedangkan Prancis menerima tiga kartu kuning setelah melakukan 11 pelanggaran.

Zlatan Ibrahimovic: Saya Bisa Dapat Empat Kartu Merah

Legenda Swedia, Zlatan Ibrahimovic, mengaku tak yakin bisa menjaga emosinya jika berada di posisi pemain Prancis.

"Saya pasti menerima empat kartu merah dalam pertandingan ini. Dan mungkin mengirim seseorang ke suatu tempat," kata Ibrahimovic saat menjadi pundit di Fox Sports.

Meski demikian, Ibrahimovic memuji ketenangan Kylian Mbappe dan rekan-rekannya yang tidak terpancing permainan keras Paraguay.

"Pertandingan ini lebih tentang tidak membiarkan diri kita terpancing, tetap tenang, dan tidak terjebak dalam permainan mereka," ujarnya.

Dikecam Mantan Pemain dan Media Dunia

Kinerja Tantashev langsung menuai kritik dari berbagai mantan pemain dan media internasional.

"Itu mungkin performa wasit terburuk yang pernah saya lihat di turnamen ini," kata mantan pemain Jerman, Thomas Hitzlsperger, kepada BBC Sport.

Eks kiper Inggris Joe Hart menyebut kepemimpinan wasit "mengejutkan dan memalukan".

Sementara Roy Keane melontarkan kritik lebih keras dengan menyebut Tantashev sebagai "bencana" dan "lelucon belaka".

Media Prancis L'Équipe bahkan memberi nilai 1 dari 10 untuk kinerja Tantashev. Surat kabar tersebut menilai wasit asal Uzbekistan itu menunjukkan "ketidakmampuan mutlak" karena membiarkan serangkaian pelanggaran keras tanpa hukuman yang memadai.

Luka Lama yang Kembali Diingat Publik Indonesia

Gelombang kritik terhadap Ilgiz Tantashev di Piala Dunia 2026 seakan membangkitkan kembali memori publik Indonesia. Jika kini Prancis merasa dirugikan oleh kepemimpinan sang wasit, pendukung Timnas Indonesia pernah merasakan kekecewaan serupa ketika keputusan kontroversialnya dianggap mengubah jalannya pertandingan melawan Irak di Piala Asia 2023.

Fakta Singkat Ilgiz Tantashev

Nama: Ilgiz Tantashev
Asal: Uzbekistan
Lahir: 5 April 1984
Lisensi FIFA: Sejak lama aktif sebagai wasit internasional
Kontroversi:
Mengesahkan gol Irak yang dianggap offside saat melawan Indonesia di Piala Asia 2023.
Dikecam dunia setelah memimpin laga Prancis vs Paraguay di Piala Dunia 2026.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Ilgiz Tantashev #Wasit kontroversial Prancis vs Paraguay #Pernah rugikan Indonesia vs Irak #Wasit Uzbekistan dikritik di Piala Dunia 2026 #Kontroversi wasit Ilgiz Tantashev