PONTIANAK POST - Timnas Inggris terancam kehilangan Jordan Henderson pada sisa Piala Dunia 2026 setelah gelandang tersebut mengalami cedera serius pada pergelangan tangan usai kemenangan 3-2 atas Meksiko di babak 16 besar di Stadion Azteca, Mexico City, sebagaimana dikonfirmasi Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dan pelatih Thomas Tuchel.
Henderson tidak ikut kembali ke markas tim di Kansas City karena harus menjalani perawatan di Mexico City bersama seorang anggota tim medis Inggris setelah langsung dilarikan ke rumah sakit.
Henderson Cedera Saat Rayakan Kemenangan
Menurut laporan Sky Sports, insiden terjadi ketika Henderson ikut merayakan kemenangan bersama para suporter Inggris seusai pertandingan.
Rekaman pertandingan memperlihatkan gelandang Brentford itu tersandung papan iklan di tepi lapangan hingga mengalami cedera pada pergelangan tangan.
Thomas Tuchel mengonfirmasi Henderson mengalami "cedera serius pada pergelangan tangan" dan langsung mendapat penanganan medis sebelum dibawa ke rumah sakit menggunakan tandu serta menerima bantuan oksigen.
Jurnalis Sky Sports News, Kaveh Solhekol, mengatakan peluang Henderson tampil lagi di Piala Dunia sangat kecil berdasarkan kondisi awal yang dialaminya.
Kaveh Solhekol mengatakan tim medis FA masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan dalam beberapa hari ke depan, namun keputusan mempertahankan Henderson di Mexico City menunjukkan cedera yang dialaminya cukup serius.
Kehilangan Henderson menjadi pukulan bagi Inggris karena cedera tersebut terjadi bukan saat duel di lapangan, melainkan ketika pemain sedang merayakan kemenangan bersama pendukungnya.
Tuchel Fokus pada Kondisi Henderson
Thomas Tuchel mengaku pikirannya lebih tertuju pada kondisi Henderson dibanding merayakan keberhasilan Inggris melaju ke perempat final.
Menurut laporan Sky Sports, raut wajah Tuchel dalam konferensi pers setelah pertandingan terlihat lebih serius setelah menerima kabar mengenai cedera pemainnya.
Inggris kini harus menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan apakah Henderson masih memiliki peluang tampil kembali pada turnamen ini.
Quansah Absen, Tuchel Sindir Wacana Banding
Selain kehilangan Henderson akibat cedera, Inggris juga dipastikan tidak diperkuat Jarell Quansah saat menghadapi Norwegia di perempat final, Minggu (12/7) pukul 04.00 WIB, setelah bek muda itu menerima kartu merah melawan Meksiko.
Quansah otomatis menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan sesuai regulasi FIFA.
Dalam konferensi pers, Tuchel juga menanggapi wacana mengenai kemungkinan banding atas kartu merah Quansah.
"Kita harus menentukan batasnya. Di mana garisnya? Saya tidak punya jawabannya. Kalau kartu kuning dianggap bukan kartu kuning atau kartu merah dianggap bukan kartu merah, dari mana semuanya dimulai dan di mana akhirnya?" kata Tuchel.
Saat ditanya apakah Harry Kane bisa meminta bantuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar hukuman Quansah dibatalkan, Tuchel menjawab sambil berkelakar, "Mungkin. Itu awal yang bagus." (*)
Editor : Efprizan