Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kartu Merah Balogun Dianulir, Amerika Serikat Tetap Dibantai Belgia 4-1

Efprizan • Selasa, 7 Juli 2026 | 09:28 WIB
Belgia menyingkirkan Amerika Serikat 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Seattle. (X@FIFAWorldCup)
Belgia menyingkirkan Amerika Serikat 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Seattle. (X@FIFAWorldCup)

PONTIANAK POST - Belgia melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat 4-1 pada babak 16 besar di Seattle, Selasa (6/7), dengan dua gol Charles De Ketelaere serta tambahan gol Hans Vanaken dan Romelu Lukaku yang mengakhiri langkah tim asuhan Mauricio Pochettino.

Kemenangan tersebut membawa Belgia bertemu Spanyol di perempat final, sementara Amerika Serikat kembali gagal melewati babak 16 besar meski berstatus salah satu tuan rumah turnamen.

Belgia Dominan Sejak Menit Awal

Belgia langsung mengambil kendali permainan sejak peluit pertama dan hampir membuka keunggulan dalam satu menit ketika Timothy Castagne memaksa kiper Matt Freese melakukan penyelamatan gemilang.

Tekanan Belgia akhirnya berbuah gol saat Leandro Trossard mengirim umpan silang yang gagal diantisipasi tiga pemain Amerika Serikat sehingga Nicolas Raskin dengan mudah mengirim bola kepada Charles De Ketelaere yang menyelesaikannya menjadi gol pembuka.

Baca Juga: Roberto Martinez Mundur Usai Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Malik Tillman yang berubah arah setelah membentur pemain lawan, yang menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran tuan rumah sepanjang babak pertama.

Namun keunggulan itu hanya bertahan kurang dari dua menit karena pertahanan Amerika Serikat kembali lengah dan De Ketelaere menanduk umpan lambung Trossard di tiang jauh untuk membawa Belgia unggul 2-1 sebelum turun minum.

Kesalahan Bertahan Jadi Titik Balik

Mauricio Pochettino mencoba membangkitkan permainan timnya pada babak kedua, tetapi momentum tersebut kembali hilang akibat kesalahan sendiri.

Kiper Matt Freese kehilangan penguasaan bola di luar kotak penalti sehingga Hans Vanaken yang baru masuk sebagai pemain pengganti memanfaatkan situasi itu dengan tembakan jarak jauh yang gagal dihalau Tim Ream.

Baca Juga: Air Mata Ronaldo Warnai Tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia 2026

Belgia kemudian memastikan kemenangan telak setelah Chris Richards melakukan kesalahan saat membangun serangan yang dimanfaatkan Romelu Lukaku untuk mencetak gol keempat pada akhir pertandingan.

Sky Sports menilai rangkaian kesalahan mendasar di lini belakang menjadi penyebab utama kegagalan Amerika Serikat mempertahankan asa melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Balogun Gagal Memberikan Dampak

Folarin Balogun, yang sebelumnya menjadi sorotan setelah hukuman kartu merahnya dibatalkan sehingga bisa tampil pada laga ini, gagal memberikan pengaruh berarti di lini depan.

Penyerang Amerika Serikat itu hanya mencatat 11 sentuhan bola sepanjang babak pertama karena rapatnya pertahanan Belgia membuat ruang geraknya sangat terbatas.

Baca Juga: Liverpool Bergerak Cepat Kejar Gilberto Mora Usai Bersinar di Piala Dunia: Manchester United Mulai Mundur

Harapan publik tuan rumah untuk melihat kebangkitan tim juga tidak terwujud karena Belgia tampil lebih efektif, disiplin, dan mampu menghukum setiap kesalahan yang dilakukan lawannya.

Modal Penting Lawan Spanyol

Mantan bek Inggris Matt Upson mengatakan kepada BBC bahwa Belgia memperlihatkan performa meyakinkan sejak awal laga, terutama melalui tiga gelandang yang tampil dominan dan akan menjadi modal penting saat menghadapi Spanyol.

"Belgia memulai pertandingan dengan sangat baik dan lini tengah mereka tampil sangat kuat. Mereka akan membutuhkan performa seperti itu saat menghadapi lini tengah Spanyol yang luar biasa," ujar Upson. (*)

Editor : Efprizan
#romelu lukaku #Folarin Balogun #Amerika Serikat vs Belgia #Charles De Ketelaere #piala dunia 2026