PONTIANAK POST - Kylian Mbappé memastikan kondisi pergelangan kakinya tidak mengkhawatirkan setelah membawa Prancis mengalahkan Maroko 2-0 pada perempat final Piala Dunia 2026, sekaligus mengantar Les Bleus melaju ke semifinal untuk ketiga kalinya secara beruntun (10/7).
Penyerang Prancis itu ditarik keluar pada menit ke-77 sehingga sempat memunculkan kekhawatiran, tetapi ia menegaskan hanya mengalami cedera ringan dan siap kembali menghadapi laga berikutnya.
Mbappé Redakan Kekhawatiran
"Saya mengalami cedera ringan di pergelangan kaki, tetapi saya baik-baik saja. Jean-Philippe Mateta berada dalam kondisi yang lebih bugar untuk menyelesaikan sisa pertandingan. Hanya itu yang terjadi," kata Mbappé, dilansir Sky Sports.
Mbappé juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak cepat puas meski berhasil menembus empat besar.
Baca Juga: Prancis Tekuk Maroko 2-0, Cedera Mbappé Bayangi Tiket Semifinal Piala Dunia
"Tidak boleh lengah. Perjalanan masih panjang dan tantangan berikutnya akan lebih berat, tetapi kami akan memulihkan kondisi dengan baik," ujarnya.
Prancis kini menunggu pemenang laga Belgia kontra Spanyol, Sabtu (11/7), untuk memperebutkan tiket ke final.
Maroko Akui Keunggulan Prancis
Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi mengakui timnya menghadapi lawan yang sangat kuat meski tetap bangga dengan perjuangan para pemainnya.
"Masa depan akan cerah jika kami terus berkembang seperti ini, tetapi bukan berarti kami tidak ingin menang hari ini. Kami sudah melakukan segala yang kami bisa, namun menghadapi lawan yang sangat sulit," kata Ouahbi.
Baca Juga: Messi, Mbappe dan Haaland Bersaing Sengit Rebut Sepatu Emas Piala Dunia 2026
Ia menegaskan Maroko tidak hanya bermain untuk negaranya sendiri.
"Kami mewakili rakyat Maroko, juga banyak negara di Asia dan Afrika. Banyak orang melihat harapan mereka pada tim ini dan kami akan terus bekerja untuk meraih gelar pada masa depan," ujarnya.
Dominasi Prancis Jadi Pembeda
Dua gol dari Mbappé dan Ousmane Dembélé memastikan kemenangan Prancis, meski selisih dua gol dinilai belum sepenuhnya menggambarkan dominasi Les Bleus sepanjang pertandingan.
Gelandang Adrien Rabiot mengatakan Prancis tidak pernah merasa benar-benar berada dalam tekanan saat Maroko menguasai bola.
Baca Juga: Prediksi Spanyol vs Belgia: Bursa Taruhan Favoritkan La Roja Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
"Ketika kami tidak menguasai bola dan membiarkan mereka bermain, kami merasa mereka tidak berbahaya dan tidak ada yang perlu ditakuti. Itulah perasaan kami di lapangan," kata Rabiot, dikutip dari Reuters.
Lini tengah Prancis yang diperkuat Adrien Rabiot dan Manu Koné mampu mengendalikan permainan, sementara Maroko kesulitan mengembangkan serangan akibat tekanan tinggi yang diterapkan Les Bleus.
Dengan kemenangan ini, Prancis menjaga peluang meraih gelar juara dunia ketiga, sementara perhatian kini tertuju pada kondisi Mbappé yang dipastikan hanya mengalami cedera ringan menjelang semifinal. (*)
Editor : Efprizan