PONTIANAK POST - Legenda Manchester United dan mantan bek Timnas Inggris, Gary Neville, menilai perbedaan pendapat antara pelatih Thomas Tuchel dan Jude Bellingham setelah kemenangan 2-1 atas Norwegia, Minggu (12/7), justru menjadi pertanda positif bagi peluang The Three Lions menjuarai Piala Dunia 2026.
Inggris memastikan tiket semifinal setelah bangkit dari ketertinggalan melalui dua gol Jude Bellingham pada laga perempat final, namun Tuchel tetap mengkritik performa timnya karena dinilai masih jauh dari harapan.
Komentar keras Tuchel kemudian dibalas santai oleh Bellingham dengan kalimat singkat, "Terserah saja", yang memicu perhatian publik.
Gary Neville: Ego Besar Dibutuhkan Tim Juara
Berbicara kepada ITV Sport, Gary Neville menyebut Inggris memang membutuhkan pelatih dengan standar setinggi Thomas Tuchel.
"Itulah alasan Inggris menunjuk Thomas Tuchel. Dia tidak puas hanya karena tim menang di perempat final Piala Dunia. Dia menginginkan lebih," kata Neville.
Menurut Neville, Tuchel merasa timnya terlalu sering membiarkan pertandingan menjadi sulit, padahal kualitas skuad Inggris seharusnya mampu mengendalikan permainan dengan lebih baik.
Ia juga memuji respons Bellingham yang menunjukkan karakter seorang pemain besar.
"Saya menyukai kedua wawancara itu. Thomas Tuchel luar biasa dan respons Jude Bellingham juga sangat bagus," ujarnya.
Bellingham Jadi Pembeda Inggris
Neville mengakui permainan kolektif Inggris belum benar-benar meyakinkan sejak awal turnamen.
"Kami belum terlihat sebagai tim yang benar-benar padu, baik dari ritme operan maupun kerja sama antarlini," katanya.
Namun, ia menilai Inggris memiliki pemain-pemain kelas dunia yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
"Yang dimiliki Inggris adalah pemain luar biasa seperti Jude Bellingham dan Harry Kane," ucap Neville.
Ia bahkan menyebut Bellingham sebagai pemain paling berpengaruh yang pernah dilihatnya dalam sebuah turnamen besar bersama Inggris.
"Saya pernah melihat Paul Gascoigne, Michael Owen, dan Wayne Rooney tampil luar biasa di turnamen besar, tetapi saya belum pernah melihat pemain memberi dampak sebesar Jude Bellingham seperti sekarang," katanya.
"Yang sedang kita saksikan sangat istimewa. Dia benar-benar seorang superstar dan memberikan segalanya untuk Inggris," tambah Neville.
Inggris Tantang Argentina di Semifinal
Kemenangan atas Norwegia membawa Inggris melaju ke semifinal Piala Dunia untuk ketiga kalinya sejak menjadi juara dunia pada 1966.
Baca Juga: Thibaut Courtois Ingin Rehat Setahun dari Timnas Belgia Usai Cedera di Piala Dunia 2026
Lawan berikutnya adalah Argentina dimana pada hari yang sama mengalahkan Swiss 3-1 di babak perpanjangan waktu.
Apabila berhasil lolos ke final, Inggris akan menghadapi Prancis atau Spanyol dalam perebutan gelar juara dunia.
Menurut jadwal resmi turnamen, semifinal akan digelar di Atlanta pada 16 Juli, sedangkan partai final berlangsung di New Jersey pada 20 Juli. (*)
Editor : Efprizan