PONTIANAK POST - Youri Tielemans dinilai sebagai salah satu gelandang paling lengkap dan siap memberikan dampak instan bagi Manchester United jika bergabung pada bursa transfer musim panas ini.
Analisis Sky Sports Sam Blitz dan William Bitibiri menyebut gelandang Aston Villa tersebut memenuhi hampir seluruh kriteria yang dibutuhkan Setan Merah untuk membangun kembali lini tengahnya.
Pengaruh Besar Tielemans di Aston Villa
Di tengah banyaknya pemain bintang Aston Villa seperti Emiliano Martinez, Ollie Watkins, dan Morgan Rogers, Tielemans justru dianggap sebagai pemain paling berpengaruh di dalam skuad.
Penilaian itu muncul karena performa tim mengalami penurunan drastis ketika gelandang asal Belgia tersebut absen akibat cedera pergelangan kaki pada Februari lalu.
Baca Juga: Youri Tielemans Selangkah lagi Gabung Manchester United: Klausul Rp869 Miliar Siap Ditebus
Menurut analisis Sky Sports, sebelum Tielemans mengalami cedera, Aston Villa mampu memenangi 10 dari 13 pertandingan Liga Inggris.
Setelah kehilangan sang gelandang, Villa justru menelan empat kekalahan dalam tujuh laga berikutnya hingga perlahan keluar dari persaingan perebutan gelar Premier League.
Data tersebut menunjukkan bahwa kontribusi Tielemans tidak hanya tercermin melalui statistik individu, tetapi juga pengaruhnya terhadap keseimbangan permainan tim secara keseluruhan.
Gelandang Komplet dengan Kemampuan Bertahan dan Menyerang
Sam Blitz dan William Bitibiri menilai kekuatan utama Tielemans terletak pada kemampuannya mengendalikan permainan dari lini tengah.
Baca Juga: AC Milan Incar Bek Manchester United, Ruben Amorim Bidik Reuni dengan Mazraoui
Ia dikenal memiliki salah satu tingkat keberhasilan tekel terbaik di antara gelandang Premier League sehingga mampu memenangkan duel-duel penting saat tim kehilangan bola.
Namun, kualitasnya tidak berhenti di sektor bertahan. Tielemans juga menjadi pemain yang mampu mengalirkan bola dengan tenang, memecah lini pertahanan lawan melalui umpan vertikal, serta menciptakan peluang lewat umpan terobosan yang termasuk paling produktif di Liga Inggris.
Kombinasi kemampuan bertahan, distribusi bola, dan kreativitas itulah yang membuat Tielemans dinilai sebagai gelandang modern dengan paket yang lengkap.
Cocok dengan Proyek Manchester United
Nama Tielemans memang sempat tidak masuk dalam daftar favorit publik untuk bergabung dengan Manchester United. Namun, jika melihat kebutuhan tim, gelandang berusia 29 tahun itu justru dianggap paling sesuai dibandingkan sejumlah kandidat lain.
Baca Juga: Ederson Batal ke Manchester United, AC Milan Belum Bergerak Meski Amorim Mengaguminya
Manchester United membutuhkan pemain yang mampu langsung meningkatkan kualitas permainan di Liga Inggris sekaligus siap menghadapi jadwal padat Liga Champions.
Dalam konteks tersebut, Tielemans dinilai sebagai pemain "siap pakai" yang tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.
Pendekatan merekrut pemain matang seperti ini sebelumnya dinilai berhasil dilakukan INEOS melalui Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha, yang mampu memberikan peningkatan kualitas skuad secara instan.
Pengalaman Jadi Nilai Tambah
Selain kemampuan teknis, pengalaman bermain di level tertinggi menjadi keunggulan lain Tielemans. Ia pernah mencetak gol kemenangan Leicester City pada final Piala FA 2021, membantu Aston Villa meraih gelar Liga Europa musim lalu, serta dipercaya menjadi kapten Belgia pada Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Transfer Ederson ke Manchester United Batal, Setan Merah Kini Bidik Gelandang Baru
Sam Blitz dan William Bitibiri juga menilai Tielemans menghadirkan ketenangan saat menguasai bola, kepemimpinan tanpa harus mengenakan ban kapten, serta konsistensi bermain di kompetisi elite Eropa.
Manchester United memang sedang membangun proyek jangka panjang bersama INEOS. Namun, ambisi jangka panjang tersebut tetap membutuhkan pemain yang mampu memberikan hasil secara langsung.
Atas dasar itu, Tielemans dinilai sebagai sosok yang paling cocok mengisi lini tengah Setan Merah dan bahkan berpeluang menjadi salah satu rekrutan terbaik pada bursa transfer musim panas ini. (*)
Editor : Efprizan