PONTIANAK POST - Goncalo Ramos diproyeksikan menjalani debut bersama AC Milan saat menghadapi Inter Milan dalam laga pramusim di Perth, Australia, Rabu (5/8), setelah penyerang asal Portugal itu menyatakan kesiapannya mengawali karier bersama Rossoneri dengan penampilan meyakinkan.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Ramos datang ke Perth dalam kondisi fisik prima meski baru beberapa hari bergabung dengan skuad asuhan Ruben Amorim.
Ramos Siap Langsung Memberi Dampak
Ramos menyadari tugas utamanya di AC Milan adalah mencetak gol sejak awal musim, namun ia juga memahami arti penting Derby della Madonnina meski hanya berlangsung dalam laga pramusim.
Striker berusia 25 tahun itu tetap menjaga kebugarannya setelah menyelesaikan tugas bersama Timnas Portugal pada 7 Juli sebelum menjalani program latihan mandiri selama masa liburan.
La Gazzetta dello Sport melaporkan Ramos bahkan memangkas rambut bersama beberapa rekan setimnya di pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapannya menghadapi laga perdana.
Debut tersebut menjadi momen penting bagi Ramos untuk membuktikan keputusan pemilik klub, Gerry Cardinale, yang memenuhi permintaan pelatih Ruben Amorim dengan menjadikannya pemain termahal dalam sejarah AC Milan.
Cepat Beradaptasi di Milan
Ramos disebut langsung membaur dengan ruang ganti AC Milan sejak hari pertama bergabung.
Penyerang Portugal itu mendapat sambutan hangat dari Rafael Leao yang telah lama menjadi rekannya di tim nasional Portugal.
Baca Juga: Matias Soulé Masuk Radar AC Milan, Performa Bersama AS Roma Jadi Modal Besar
Pengalaman Ramos juga menjadi nilai tambah bagi Rossoneri setelah memenangkan dua gelar Liga Champions dan mengoleksi total 14 trofi bersama Benfica, Paris Saint-Germain (PSG), serta Timnas Portugal dalam dua musim terakhir.
Kehadirannya diharapkan menghadirkan mental juara sekaligus kepemimpinan yang dibutuhkan skuad Milan.
Cocok dengan Taktik Ruben Amorim
La Gazzetta dello Sport menilai Ramos merupakan penyerang yang sesuai dengan filosofi permainan Ruben Amorim.
Selain memiliki naluri mencetak gol, Ramos aktif melakukan tekanan tinggi, membantu merebut bola, turun menjemput bola, membuka ruang bagi rekan setim, serta mampu menjadi penghubung serangan.
Baca Juga: Rafael Leao Sulit Dijual, AC Milan Berpotensi Turunkan Harga Transfer
Kemampuan tersebut dinilai melengkapi kebutuhan Milan yang selama bertahun-tahun mencari sosok penyerang nomor sembilan konsisten sejak era Filippo Inzaghi.
Meski Olivier Giroud sempat mencetak 49 gol dalam 132 pertandingan sepanjang 2021 hingga 2024, Milan belum menemukan penerus jangka panjang di posisi tersebut.
Statistik Beri Optimisme
Catatan Ramos saat menjadi starter bersama Benfica turut memperkuat optimisme AC Milan.
Pada musim 2022-2023, ia mencetak 27 gol dalam 47 pertandingan sebagai pemain inti sebelum melanjutkan karier di PSG.
Baca Juga: AC Milan Bidik Ibrahim Maza, Bayer Leverkusen Pasang Harga 40 Juta Euro
Selama di Paris, kesempatan bermain Ramos lebih banyak datang dari bangku cadangan sehingga ia belum sepenuhnya menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Di Milan, Ruben Amorim diyakini akan memberikan peran sentral yang memungkinkan Ramos tampil lebih konsisten dan menjadi pembeda di lini depan Rossoneri mulai musim ini.
Detail Transfer Gonçalo Ramos ke AC Milan
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Pemain | Gonçalo Ramos |
| Klub Baru | AC Milan |
| Klub Asal | Paris Saint-Germain (PSG) |
| Nilai Transfer | €74 juta + bonus |
| Estimasi Nilai | Sekitar Rp1,5 triliun (belum termasuk bonus) |
| Durasi Kontrak | Hingga Juni 2031 |
| Status Transfer | Rekrutan termahal sepanjang sejarah AC Milan |
| Usia | 25 tahun |
| Posisi | Penyerang Tengah |
Editor : Efprizan